Belva Devara Mundur, Demokrat Minta Jokowi Batalkan Program Pelatihan Online
Merdeka.com - Politikus Demokrat Rachland Nashidik mengapresiasi langkah Belva Devara yang mengundurkan diri dari posisinya sebagai staf khusus milenial presiden Joko Widodo (Jokowi).
Sebagaimana diketahui, pengunduran diri Belva tersebut merupakan buntut polemik perusahaannya Ruangguru yang menjadi mitra dalam program kartu pra-kerja. Sikap Belva, jelas dia, memberi kesan positif dan patut dicontoh.
"Bagus! Ini memberi kesan baik dan bertanggung jawab bagi dirinya. Kini kita bisa bilang bahwa etika publik masih memiliki tempat terhormat di republik ini," jelas dia, kepada wartawan, Selasa (21/4).
Dia pun meminta presiden Jokowi untuk juga memberikan teladan dengan mengabulkan permohonan Belva tersebut. "Saya harap Pak Jokowi juga memberi teladan dengan mengizinkan pengunduran dirinya," ujar dia.
Namun, yang paling penting, Jokowi harus membatalkan program pelatihan daring. Karena tidak relevan dengan kebutuhan masyarakat ketika merebaknya pandemi Covid-19. Anggaran untuk program tersebut sebaiknya dialihkan pada program lain yang benar-benar menjawab kebutuhan masyarakat.
"Dan yang lebih penting membatalkan proyek pelatihan online yang tak relevan saat ini dan cuma menguntungkan perusahaan platform digital. Lebih baik alihkan dananya jadi BLT agar rakyat bisa belanja kebutuhan hidup sehari-hari dan multiplier effectnya menggerakkan ekonomi," tandasnya.
(mdk/ded)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya