Belum Sempat Unjuk Rasa di Fly Over, Ratusan Pelajar Digelandang ke Mapolda Sulsel
Merdeka.com - Ratusan pelajar berseragam putih abu-abu dan pramuka berbondong-bondong menuju fly over Kota Makassar, Kamis (26/9). Mereka berencana menggelar aksi unjuk rasa. Namun belum membentuk formasi, mereka sudah digelandang ke Mapolda Sulsel.
Awalnya mereka konvoi dengan sepeda motor dari arah Jalan AP Pettarani dan dari Jalan Urip Sumoharjo. Konvoi mereka langsung diadang oleh anggota Polantas. Mereka diperiksa satu persatu. Diantaranya ada yang tidak menggunakan helm pengamanan dan membawa senjata tajam jenis busur.
Selanjutnya, mereka diangkut ke Mapolda Sulsel. Sepeda motor mereka diangkut dengan truk. Kapolrestabes Makassar, Kombes Polisi Wahyu Dwi Ariwibowo mengatakan, total ada sekitar 200 siswa.

"Mereka kita ambil karena melanggar peraturan lalu lintas dengan tidak mengenakan helm. Saat digeledah tasnya, ditemukan senjata tajam berupa busur. Kita langsung bawa ke Polda," ujarnya.
Ditanya soal hak menyampaikan aspirasi, polisi tidak melarang. Dia berdalih, para pelajar itu diangkut karena pelanggaran yang mereka lakukan.
"Lagi pula mereka itu sebenarnya masih jam belajar tapi berkeliaran di luar sekolah. Nanti kita akan panggil guru dan orang tuanya," kata Kombes Polisi Wahyu Dwi Ariwibowo.
Pantauan di fly over, masih ada beberapa siswa pengunjuk rasa berdatangan. Mereka tidak membawa kendaraan, berlarian sembil membawa bendera merah putih, balok dan bambu. Mereka meneriakkan yel-yel mengumpat DPR.
(mdk/noe)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya