Belum berhasil tangkap ML, polisi ngaku informasi dari Richard minim
Merdeka.com - Direktur Reserse Narkoba Polda Metro Jaya Kombes Pol Suwondo Nainggolan mengaku kesulitan melacak sosok ML, pemasok kokain ke Richard Muljadi. Dia menyebut alasannya karena minimnya informasi yang diberikan Richard Muljadi ke penyidik.
"Data yang dikasih Richard Muljadi sangat minim. Kalau informasi minim sudah segala-segalanya," kata Suwondo Nainggolan, ketika dihubungi Liputan6.com, Selasa (4/8).
Namun demikian, Suwondo meyakini dapat membongkar kasus ini hingga ke akar-akar termasuk menangkap ML.
"Itu jadi tantangan kami (informasi minim). Dulu kami juga gitu kok. Waktu ungkap yang terbesar se-Indonesia sebelumnya. Yang 3 kilogram. Awalnya sama kayak gini. Tapi pelan-pelan dibarengi dengan keuletan kami dapat juga para pelaku," ungkap dia.
"Jadi pemikiran kita bukan hanya untuk kasus Richard Muljadi. Artinya bahwa perlu membongkar jaringan peredaran kokain yang ada di wilayah DKI Jakarta. Kasus Richard Muljadi pintu masuk tersendiri," tandas dia.
Suwondo menjelaskan, munculnya ML setelah penyidik menginterogasi Richard Muljadi. Dari keterangan sementara, serbuk kokain itu didapat Richard dari seorang pelaku berinisial ML.
"Kami sudah punya nama ML yang diduga menyuplai sabu ke Richard Muljadi," ujar dia.
Richard Muljadi diciduk usai mengonsumsi kokain dalam toilet di restoran mewah kawasan SCBD, Jakarta Selatan, Rabu 22 Agustus 2018.
Reporter: Ady AnugrahadiSumber: Liputan6.com
(mdk/dan)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya