Belasan pelajar sekolah milik Bupati Bekasi kedapatan hendak tawuran
Merdeka.com - Belasan pelajar dari sekolah menengah pertama Nurul Hidayah di Kecamatan Pebayuran, Kabupaten Bekasi, digelandang ke kantor polisi di wilayah setempat. Pasalnya, pelajar dari sekolah milik Bupati Bekasi, Neneng Hasanah Yasin itu diduga hendak melakukan tawuran dengan SMP Negeri 1 Pebayuran.
Kapolsek Pebayuran AKP Siswo mengatakan, sebanyak 17 pelajar dari dua sekolah yang dibawa ke kantor polisi untuk dimintai keterangan pada Senin sore (23/2). Selain itu, polisi juga menyita senjata yang diduga akan dipakai tawuran.
"Kami menyita dua gir yang dibalut gesper, dan sembilan sepeda motor," kata Siswo, Selasa (23/2).
Siswo menjelaskan, polisi membawa para pelajar karena mendapati mereka berjalan berkelompok di Jalan Raya M. Yasin, Kampung Babakan Rante, Desa Karanghaur, Kecamatan Pebayuran, Kabupaten Bekasi.
"Karena diduga hendak tawuran, petugas yang sedang patroli kemudian menangkapnya dan membawa ke kantor polisi," kata Siswo.
Meski begitu, kata dia, tak ada pelajar yang mayoritas kelas 2 SMP tersebut ditahan. Hanya saja, mereka diminta membuat surat pernyataan lalu memanggil orang tuannya untuk menjemput.
"Kami hanya memberikan pembinaan, dan pengarahan. Karena sudah waktunya pulang sekolah, tapi belum pulang. Bahkan diduga hendak melakukan tawuran antar pelajar," pungkas Siswo. (mdk/rhm)
Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya