Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Belasan hektar hutan jati di wilayah BKPH Kemlagi Mojokerto terbakar

Belasan hektar hutan jati di wilayah BKPH Kemlagi Mojokerto terbakar Hutan jati Mojokerto terbakar. ©2018 Merdeka.com

Merdeka.com - Belasan hektar hutan jati di kawasan Bagian Kesatuan Pemangkuan Hutan (BKPH) Kemlagi, Kesatuan Pemangkuan Hutan (KPH) Mojokerto, terbakar sejak Kamis (5/7) malam hingga Jumat siang. Kebakaran ini diduga karena ada orang iseng yang sengaja membakar atau membuang puntung rokok sembarangan. Sebab lokasi yang terbakar di pinggir jalan antar Kabupaten Mojokerto- Lamongan.

Kepala Bagian Kesatuan Pemangkuan Hutan (BKPH) Kemlagi, Tukani mengatakan, Kebakaran terjadi sejak Kamis (5/7) malam hingga Jumat siang, api masih menyala dan semakin meluas hingga belasan hektar.

"Lokasi kebakaran berada di petak 56 BKPH Kemlagi, kira kira luasnya 11 hektar,” kata Tukani, Kepala BKPH Kemlagi, Jumat (6/7).

Tukani belum bisa memastikan penyebab kebakaran hutan jati tersebut. Namun dimungkinkan itu karena ulah orang orang yang tidak bertanggungjawab yang sengaja membakar atau membuang puntung rokok sembarangan di kawasan hutan.

"Kalau dilihat lokasinya di pinggir jalan, kelihatanya ada orang iseng yang sengaja membakar. Karena kondisi hutan jati sekarang ini kering dan sangat rawan terbakar," Jelas Tukani.

hutan jati mojokerto terbakar

Kondisi angin kencang menyebabkan api sangat cepat meluas. Upaya pemadaman yang dilakukan oleh petugas BKPH Kemlagi hanya dengan cara manual. Yakni menggunakan gebyok atau bambu untuk memukul dan memadamkan api. Termasuk membuat sekat lahan yang belum terbakar supaya api tidak bisa meluas.

"Upaya pemadaman api secara manual manual dengan gepyok (bambu) dan memukul api supaya padam dan tidak menjalar. Termasuk membuat sekat untuk melokalisir api. Kita juga melakukan upaya meningkatkan patroli beserta jajaran HRPH, mandor dan satuan pelaksanaan LMDH," jelasnya.

Meski terjadi kebakaran hingga belasan hektar, tidak berpengaruh pada tanaman jati yang ada. Hanya menghilangkan humus yang seharusnya menjadi pupuk untuk kesuburan tanah di areal hutan.

"Pengaruh pada tanaman jati tidak ada, karena sudah umur 10 tahun. Pengaruhnya pada humus, daun jati yang harusnya jadi pupuk akhirnya terbakar," ucap Tukani.

Dari data yang ada, luas areal hutan wilayah BKPH Kemlagi totalnya 4.065,9 hektar. Areal yang paling rawan kebakaran 238,2 hektar, kategori sedang 323,6 hektar, dan sisanya masuk kategori aman dari kebakaran karena merupakan hutan kayu putih.

(mdk/noe)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP