Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Belanda dan Brasil tarik dubesnya, ini jawaban Kemlu

Belanda dan Brasil tarik dubesnya, ini jawaban Kemlu Ilustrasi Hukuman Mati. ©2015 Merdeka.com

Merdeka.com - Pemerintah Belanda dan Brasil menarik duta besarnya di Indonesia. Hal ini menyusul dieksekusinya warga negara mereka yang tersangkut kasus narkoba dini hari tadi.

Seperti diketahui Kejaksaan Agung akhirnya mengeksekusi mati 6 terpidana mati. Mereka yang dieksekusi tersebut yakni Namaona Denis (48) warga negara Malawi, Marco Archer Cardoso Mareira (53) warga negara Brasil, Daniel Enemua (38) warga negara Nigeria, Ang Kim Soei (62) warga negara Belanda, dan Rani Andriani atau Melisa Aprilia (38) warga negara Indonesia yang dieksekusi di Pulau Nusakambangan, Cilacap, Jawa Tengah. Sementara itu, eksekusi terhadap satu terpidana mati atas nama Tran Thi Bich Hanh (37) warga negara Vietnam dilaksanakan di Boyolali, Jawa Tengah.

Lalu apa komentar Kementerian Luar negeri perihal rencana Belanda dan Brasil yang memanggil duta besarnya di Indonesia tersebut?

"Ya kita sudah dengar perihal penarikan duta besar itu ke capitalnya. Itu hak mereka sebagai negara untuk menarik," ujar Jubir Kemlu Arrmanatha Nasir saat dihubungi merdeka.com, Minggu (18/1).

Meski demikian, kata Arrmanatha, Indonesia akan tetap menjaga hubungan baik dengan Belanda dan Brasil. Penarikan ini juga diyakini tidak akan membuat hubungan bilateral Indonesia dengan Belanda dan Indonesia Brasil memburuk.

"Kita harapkan tidak (memburuk), Itu karena Indonesia berkomitmen tinggi untuk tetap menjaga hubungan baik dengan negara sahabat," imbuhnya.

(mdk/hhw)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP