Belajar pindah ibu kota dari Amerika

Reporter : Pandasurya Wijaya | Sabtu, 26 Januari 2013 14:49




Belajar pindah ibu kota dari Amerika
washington DC. shutterstock

Merdeka.com - Peristiwa tenggelamnya sebagian wilayah Jakarta akibat banjir besar pekan lalu kembali memunculkan wacana pemindahan ibu kota di media massa. Dengan argumen masing-masing, sebagian kalangan ada yang mendukung, sebagian lagi ada yang menolak.

Belajar dari sejumlah negara lain yang pernah memindahkan ibu kota negara, Indonesia juga sudah sepatutnya mengkaji dan mempelajari sejarah pemindahan ibu kota.

Sesungguhnya perpindahan ibu kota negara itu merupakan hal yang lazim terjadi, sebagaimana Amerika Serikat pernah memindahkan ibu kota dari New York ke Washington DC, Jepang dari Kyoto ke Tokyo, Australia dari Sidney ke Canberra, Jerman dari Bonn ke Berlin dan Brasil dari Rio de Jeneiro ke Brasilia.

Ambil contoh misalnya Amerika. Di Amerika, Washington DC dikenal sebagai ibu kota negara sekaligus ibu kota pusat pemerintahan. Sedangkan pusat ekonomi bisnis terletak di Kota New York. Lalu Las Vegas menjadi kota pusat hiburan. Sementara Kawasan Hollywood di Los Angeles menjadi pusat industri perfilman.

Dari gambaran itu terlihat Amerika lebih menganut sistem tata kelola kota yang terdistribusi ketimbang Indonesia. Di negara kita, Ibu Kota Jakarta dan sekitarnya menjadi pusat segalanya. Baik itu pemerintahan, bisnis, hiburan, maupun industri. Itulah yang menyebabkan tata kelola Jakarta menjadi lebih ruwet, penuh segala macam permasalahan sosial yang sulit diselesaikan.

Washington DC, atau DC begitu kota ini lebih sering disebut, merupakan kota yang dibuat dengan perencanaan matang dan terencana, dengan memperhatikan betul semangat kebangsaan dan kemerdekaan dari penjajahan dan perbudakan.

Simbol-simbol sejarah tersebar di setiap sudut kota. Semuanya menyimpan nilai sejarah sekaligus mengabadikan semangat yang telah ditanamkan oleh para pendiri negara.

Kota ini didesain dan dibangun menjadi ibu kota negara pada tahun 1800-an. Hingga kini Washington DC menjadi pusat pemerintahan. Sebelumnya New York berperan sebagai ibu kota Amerika pada 1785 hingga 1790.

Saat masa Revolusi Amerika, Kongres Amerika bertemu di delapan kota, termasuk Philadelphia, Baltimore, dan New York City. Mereka membahas ibu kota negara yang direncanakan terpisah dari negara federal dan membentuk distrik sendiri. Dan ini diamanatkan pada Konstitusi Amerika.

Pada 16 Juli 1790, Kongres Amerika menyetujui pembentukan distrik khusus untuk digunakan sebagai ibu kota nasional permanen sebagaimana yang diizinkan oleh Konstitusi. Distrik ini bukan bagian dari negara bagian Amerika mana pun dan secara langsung diawasi oleh pemerintah federal.

Distrik federal dibentuk di atas tanah sepanjang Sungai Potomac yang disumbangkan oleh negara bagian Maryland dan Virginia; namun, bagian Virginia dikembalikan kepada Kongres pada tahun 1846.

Sebuah ibu kota baru yang dinamai menurut nama George Washington didirikan pada tahun 1791 di sebelah timur pelabuhan Georgetown. Kota Washington, Georgetown, dan wilayah terluar di dalam Distrik dikonsolidasi dalam satu pemerintahan tunggal pada tahun 1871 yang membentuk Washington, D.C. seperti sekarang ini. Kota seluas 176,9 kilometer persegi ini kini dihuni sekitar 632 ribu penduduk.

Sementara New York awalnya didirikan sebagai pusat perdagangan oleh pendatang asal Belanda pada 1624. Kota itu awalnya dinamai New Amsterdam. Hingga kini kota seluas 1200 kilometer persegi itu tetap menjadi kota pusat bisnis dan perekonomian Amerika dengan 8,2 juta penduduk (2011) dan sekitar 18 ribu lebih jadwal penerbangan. Tingkat urbanisasi di kota ini hampir sama dengan Jakarta yaitu 250 ribu pendatang per tahun sehingga menjadikannya sebagai kota terpadat di Negeri Paman Sam.

[did]

KUMPULAN BERITA
# Ibu Kota Pindah

JANGAN LEWATKAN BERITA
Follow tag merdeka.com akan membantu untuk mendapatkan berita yang sesuai preferensi Anda. Misal Anda suka berita Anas Urbaningrum, masukkan email dan Anda hanya akan menerima berita seputar Anas Urbaningrum.

Let's be smart, read the news in a new way.
Tutup
Kirim ke teman Kirim copy ke email saya
Kirim ke

Free Content

  • URL Blog

  • Contoh : merdeka.wordpress.com

  • Email

  • Password


saya setuju menggunakan konten merdeka.com dan mengetahui bahwa merdeka.com tidak menyimpan informasi login saya






Komentar Anda


Be Smart, Read More
Back to the top

Today #mTAG iREPORTER

LATEST UPDATE
  • Seminar LGBT di Sanata Dharma diancam dibubarkan FUI DIY
  • Menko Polhukam Djoko dicecar KPK soal dana operasional menteri
  • 11 Fakta menarik tentang stres yang harus diketahui!
  • Kastil Hogwarts dijual Rp 537 miliar, tertarik?
  • Gandeng Korea, PMI dirikan industri kantong darah senilai 700 M
  • Ke depan bupati & wali kota tak boleh asal tinggalkan daerah
  • Pemeran Pandawa lima di serial Mahabharata jumpa pers di Bali
  • Pura-pura pesan makan, ternyata pasangan ini tepergok curi motor
  • RUU Pemda, bupati angkat pegawai sembarangan bisa dipidana
  • Ahok ancam pidanakan pengemis-pengemis tajir di Jakarta
  • SHOW MORE