Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Bela adiknya soal PR Matematika, Erfas dikenal suka protes

Bela adiknya soal PR Matematika, Erfas dikenal suka protes soal matermatika. ©2014 Merdeka.com

Merdeka.com - Protes yang dilakukan Muhamad Erfas Maulana, mahasiswa Jurusan Teknik Mesin Universitas Diponegoro (Undip) karena kecewa dengan nilai pekerjaan rumah (PR) mata pelajaran matematika adiknya, menjadi perbincangan hangat di dalam kampus tersebut. Sebab, dia langsung memposting nilai PR adiknya dalam akun Facebook-nya.

Sebagian besar teman-teman Erfas, sapaan akrabnya, mengenalnya sebagai sosok mahasiswa yang kritis saat kuliah. Saking kritisnya, Erfas dikenal sebagai mahasiswa yang doyan protes.

Hal tersebut juga dibenarkan oleh Iman, teman satu angkatan Erfas. Saat berbincang dengan merdeka.com, di sela-sela kuliahnya, dia mengaku sangat mengenal kepribadian Erfas.

"Makanya, saat dia memposting nilai PR adiknya di Facebook banyak orang yang berkomentar. Rata-rata sudah pada tahu sih. Dia itu memang orangnya kritis," kata Iman, Senin (21/9).

Menurut Iman, karena dikenal pribadi yang kritis, Erfas bahkan sempat ikut kontes stand up comedy yang diadakan internal di kampusnya. "Suka main stand up comedy juga," ujarnya.

soal matematika

Selama kuliah, kata Iman, mahasiswa Teknik Mesin Undip angkatan 2010 itu rata-rata mendapatkan IPK lumayan bagus yakni sekitar 2,9-3. "Tapi ya itu, kalau di kelas dia sedikit-sedikit protes. Kalau bergaul dengan kita-kita dia orangnya supel dan suka bercanda," terang dia.

Hal serupa juga diungkapkan teman-teman Erfas lainnya. Untuk hari ini, Erfas diketahui masuk kuliah sore dengan mata kuliah kinematika.

Seperti diketahui, pekerjaan rumah alias PR matematika seorang anak Sekolah Dasar mendadak heboh di jejaring sosial Facebook. Sang kakak yang mengajarkan adiknya menjawab tidak terima, dari 10 soal hanya mendapat nilai 20.

"Biasanya murid yang melakukan kesalahan, tapi kali ini saya merasa bahwa guru adik sayalah yang melakukan kesalahan," tulis Erfas dalam akunnya, 18 September lalu.

Melalui akun Facebooknya Muhammad Erfas Maulana menceritakan duduk persoalan PR tersebut.

(mdk/bal)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP