Begini Solusi dari Wapres agar Harga Bahan Pokok Tidak Naik Jelang Ramadan
Merdeka.com - Wakil Presiden Ma’ruf Amin menyebut, kenaikan harga bahan pokok menjadi hal yang perlu diantisipasi menjelang Ramadan. Ma'ruf meminta jajarannya mengantisipasi dengan baik agar harga yang beredar di pasaran tidak membebani masyarakat.
"Biasanya memang menjelang Ramadan itu suka ada (harga bahan pokok) yang naik, tetapi jangan sampai naiknya itu melampaui kewajaran. Fenomena di bulan Ramadan seperti itu," kata Ma'ruf di Kota Surakarta, Jawa Tengah, Rabu (1/3).
Ma'ruf mengatakan, pemerintah telah menyiapkan beberapa langkah antisipasi untuk mengatasi kenaikan harga akibat kelangkaan barang di pasar. Salah satunya melalui upaya-upaya penanggulangan inflasi.
"Supaya di daerah itu tidak terjadi kenaikan harga karena kelangkaan," ucapnya.
Cara lainnya, kata Ma'ruf, dengan mendatangkan bahan pokok dari daerah lain yang memiliki stok lebih dan biaya transportasinya akan ditanggung oleh pemerintah daerah.
"Sehingga tidak menambah harga, jadi harganya tetap seperti di daerah lain juga, sehingga tidak terjadi lonjakan harga. Itu sebenarnya yang sedang dilakukan oleh pemerintah," katanya.
Ma'ruf menuturkan, fenomena kenaikan harga di bulan Ramadan ini bersifat sementara. Namun jika hal ini disebabkan karena kelangkaan barang di pasar, pemerintah sudah melakukan langkah-langkah untuk mengantisipasi terjadinya inflasi.
Untuk itu, ia meminta jajarannya berperan aktif melakukan pemantauan harga. Masyarakat juga diimbau untuk tidak panik.
"Jadi, nanti kalau ada di daerah, tentu kita akan melakukan pemantauan (harga bahan pokok). Jangan sampai ada (kelangkaan), akibatnya harganya akan melambung," ujarnya.
(mdk/cob)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya