Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Begini hasilnya jika jambret karbitan beraksi

Begini hasilnya jika jambret karbitan beraksi Ilustrasi Penjambretan. ©2014 Merdeka.com

Merdeka.com - Ulah para jambret karbitan membuat masyarakat resah dan menakutkan. Alasan mereka menjambret pun beragam, namun kebanyakan memang didasarkan faktor ekonomi dan adanya kesempatan.

Nah, beberapa aksi para jambret ini malah kena batunya, bahkan membuat lucu, lantaran dalam melakukan aksinya, para penjambret ini terbilang konyol.

Berikut aksi para jambret karbitan, dihimpun merdeka.com:

Jambret tabrak tiang listrik, tercebur di got

tiang listrik tercebur di got rev2Rekonstruksi prajurit tni pembunuh kacab bank BUMN. ©2025 Merdeka.com

Nasib nahas menimpa dua pelaku pejambret tas milik Heriyani (39), karena pelaku jambret saat kabur menabrak tiang listrik dan jatuh ke selokan.

"Pelaku mengendarai sepeda motor, setelah merampas tas. Namun aksi tersebut gagal dikarenakan sepeda motor pelaku menabrak tiang dan terjatuh ke selokan," kata Kasubbag Humas Polres Metro Jakarta Selatan, Kompol Purwanta, Selasa (12/1).

Purwanta memamaparkan,saat kejadian, Heriyanti sedang berjalan pulang dirampas tasnya oleh dua orang pemuda yang mengendarai sepeda motor dari arah samping.

"Benar telah terjadi perampasan tas milik korban bernama Heriyanti di jalan Bank V Pela Mampang, oleh dua orang pemuda berinisial FR, 17 tahun dan BS, 21 tahun," teraang Purwanta.

Polisi menyita barang bukti tas wanita berwarna biru dan sepeda motor milik pelaku. 

"Barang bukti tas dan satu buah sepeda motor diamakan di Polsek Mampang Prapatan, untuk penyelidikan lebih lanjut," pungkasnya.

Coba kabur, pejambret ini malah nyemplung ke selokan

pejambret ini malah nyemplung ke selokan rev2Rekonstruksi prajurit tni pembunuh kacab bank BUMN. ©2025 Merdeka.com

Pelaku jambret berinisal SS mencoba melarikan diri dengan sepeda motor usai menjabret tas milik Lanny. Namun, saat di depan Perumahan Cimone Permai, pelaku terhadang mobil karena jalan cukup sempit. Kemudian pelaku berbelok kanan dan terjatuh ke selokan.

Kejadian berawal ketika korban, seorang ibu rumah tangga Lanny, yang berjalan sendiri dengan menenteng tas hendak berangkat kerja di Jalan Cimone Raya. Tiba-tiba pelaku yang mengendarai sepeda motor Yamaha Jupiter nopol B 6924 C menghampiri korban, dan langsung menarik tas yang dibawanya hingga terjatuh.

"Sontak ibu tersebut berteriak jambret kepada pelaku. Mendengar teriakan korban tersebut, warga sekitar menghampiri dan langsung mengejar pelaku," tutur Kasubag Humas Polres Metro Tangerang, Kompol Triyani, Senin (28/12).

Satpam Perumahan Cimone Permai, Dedi yang ketika itu tengah berjaga langsung menghadang pelaku, dan berhasil menahannya agar tidak melarikan diri.

"Pelaku sempat dihakimi warga saat tertangkap, beruntung ada anggota polisi dari Polsek Karawaci berada tak jauh dari TKP. Pelaku pun langsung dibawa ke Mapolsek karawaci untuk ditindak lanjuti, barang bukti berupa tas yang berisi uang dan HP juga ikut diamankan," beber Triyani.

Akibat perbuatannya, pelaku dijerat tindak pidana pencurian, dengan kekerasan Pasal 365 KUHP, dengan ancaman pidana kurang lebih 7 tahun penjara.

Jambret bermotor jatuh cium aspal

jatuh cium aspal rev2Rekonstruksi prajurit tni pembunuh kacab bank BUMN. ©2025 Merdeka.com

Dua jambret berinisial DF dan TA jatuh dari atas sepeda motornya, saat merampas handphone milik seorang wanita, YM, yang sedang menunggu angkutan umum di kawasan Menteng, Jakarta Pusat. Peristiwa itu terjadi sekitar pukul 20.00 WIB, pada Selasa (22/12) malam.

Karena angkutan umum masih lama, YM melepas kejenuhan dengan memainkan handphone miliknya. Tak lama kedua pelaku jambret naik sepeda motor Honda Beat B-3873-UFF melintas langsung merebut tas milik YM.

"Mendapat sasaran empuk, kedua pelaku mencoba menarik paksa handphone korban, sehingga terjadi tarik menarik," kata Kanit Reskrim Polsek Metro Menteng, AKP Ridwan R Soplanit, Rabu (23/12).

Dalam aksi tarik menarik itu, mereka kalah dengan korban sehingga pelaku TA terjatuh. Lantaran temannya jatuh, pelaku DF yang memegang kemudi menjadi limbung dan ikut 'mencium' aspal.

Panik dengan perlawanan korban, pelaku kabur karena di sekitar kondisinya masih ramai. Kedua pelaku kabur meninggalkan sepeda motornya.

"Belum sempat lari jauh, pelaku berhasil ditangkap warga. Kedua pelaku berikut barang bukti lalu dibawa ke Polsek Metro Menteng untuk dikembangkan lebih lanjut," beber Ridwan.

Jambret dompet ditenggelamkan ke lumpur sawah

ditenggelamkan ke lumpur sawah rev2Rekonstruksi prajurit tni pembunuh kacab bank BUMN. ©2025 Merdeka.com

Seorang pria pelaku penjambretan di Karawang, Jawa Barat, menjadi sasaran amukan warga dengan cara menenggelamkan pelaku ke lumpur sawah.

Pelaku yang belum diketahui namanya itu, menjambret dompet dan telepon genggam milik seorang wanita, yang melintas menggunakan motor di ruas Jalan Irigasi Kepuh, tak jauh dari kompleks pemerintah daerah Karawang, Kamis (10/12).

Pelaku sempat diseret beberapa ratus meter untuk ditenggelamkan hidup-hidup ke lumpur aliran irigasi Tarum Timur. Sebelumnya, pelaku beraksi tidak sendirian, namun satu pelaku lain berhasil lolos saat dilakukan pengejaran.

"Awalnya diteriaki maling, langsung dikejar oleh warga, setelah ditangkap pelaku dihajar ramai -ramai. Pelakunya dua orang, tapi satu lagi kabur saat dikejar," kata salah satu warga, Diki.

Beruntung aksi main hakim sendiri ratusan warga itu dapat dicegah, setelah sejumlah petugas Kepolisian dari Polres Karawang datang ke tempat kejadian perkara (TKP). Kemudian mengamankan pelaku dan membawanya ke Mapolres Karawang.

Akibat terburu-buru kabur, jambret ini terjatuh dari motor

buru kabur jambret ini terjatuh dari motor rev2Rekonstruksi prajurit tni pembunuh kacab bank BUMN. ©2025 Merdeka.com

KS, penjambret handphone milik Seorang siswi SMK bernama Rika terjatuh, setelah kabur beberapa meter lantaran tidak dapat menyeimbangkan sepeda motor yang dikendarainya.

"Akibat terburu-buru hendak melarikan diri, baru beberapa meter berjalan, KS tidak dapat menyeimbangkan laju motornya sehingga terjatuh," terang Kanit Reskrim Polsek Pancoran, AKP Rusdy Dalby,Sabtu (5/12).

Melihat pelaku terjatuh, sambung Rusdy, korban langsung berteriak meminta pertolongan warga sekitar. Lalu, warga yang geram langsung menangkap pelaku dan memukulinya.

"Dia (korban)langsung berteriak "Maling... maling...". Warga yang mendengar teriakan Rika langsung mengepung KS. Dan beberapa warga sempat melayangkan pukulan ke wajahnya. Petugas yang mendengar laporan tentang kejadian itu langsung merapat ke lokasi sehingga warga Mampang itu pun selamat dari amukan warga," tutupnya.

Kabur usai rampas tas, jambret tewas kecelakaan

rampas tas jambret tewas kecelakaan rev2Rekonstruksi prajurit tni pembunuh kacab bank BUMN. ©2025 Merdeka.com

Dua penjambret berinisial W dan B kecelakaan saat melarikan diri setelah merampas tas seorang karyawati di Terminal 1 Bandara Soekarno Hatta, Melissa Susanti, Jumat (20/11). Akibat kecelakaan tersebut, W pun tewas, sementara rekannya kondisinya luka-luka dan masih dirawat di RSUD Kabupaten Tangerang.

Humas Polres Bandara Soekarno Hatta AKP, Endang Sutrisna mengatakan, peristiwa penjambretan berawal ketika korban yang mengendarai sepeda motor melintas di Jalan P2 Bandara Soekarno Hatta, hendak memasuki area Terminal 1 Bandara sekira pukul 05.45 WIB.

"Saat melintasi di depan area Parkir Inap, korban merasa diikuti oleh dua orang yang mengendarai sepeda motor jenis Suzuki Satria Fu 150 berwarna hitam. Korban merasa curiga hingga sempat berhenti di jembatan depan parkir Inap Korban, lalu dia tersadar tas miliknya sudah tidak ada dan ternyata sudah dibawa oleh dua pelaku," katanya, Jumat (20/11).

Dari laporan korban, selanjutnya Tim Resmob melakukan penyelidikan dan berhasil menemukan tersangka B yang tengah dirawat di RSUD Kabupaten Tangerang. Dari pengakuannya, B dan W mengalami kecelakaan saat melarikan diri usai menjambret korban.

"Kedua tersangka yang berboncengan dengan sepeda motor diduga menabrak trotoar. W terpental hingga mengalami luka berat dan akhirnya meninggal. Sedangkan B kondisinya juga luka-luka," jelasnya.

"Tersangka dijerat dengan Pasal 363 KUHP dengan Ancaman Hukuman 9 tahun Penjara," tegasnya.

Panik dikeroyok massa, Jambret nyebur ke sungai

massa jambret nyebur ke sungai rev2Rekonstruksi prajurit tni pembunuh kacab bank BUMN. ©2025 Merdeka.com

Lantaran panik dikejar massa usai terpergok menjambret, Eko Pujakusuma (17) nekat terjun dari Jembatan Ampera ke Sungai Musi. 

Peristiwa itu terjadi ketika pelaku yang tinggal di Jalan PDAM Tirta Musi, Kelurahan Jaya, Kecamatan Gandus, Palembang, bersama rekannya Edo (buron), baru saja mencoba menjambret telepon seluler milik seorang warga sedang berfoto. Kejadian itu berlangsung di atas Jembatan Ampera, pada Kamis (12/11).

Ketika terjadi tarik-menarik, korban berteriak sehingga membuat warga sedang ramai di lokasi mengejar kedua pelaku. Kedua pelaku langsung kabur menggunakan sepeda motor.

Dengan sigap, korban menarik baju tersangka Eko hingga terjatuh. Sementara rekan tersangka berhasil melarikan diri.

Melihat banyak massa mengejar, Eko panik dan akhirnya memilih terjun ke Sungai Musi. Ternyata, di bawah sudah ada warga yang menunggu tersangka dengan speedboat. Tersangka pun berhasil ditangkap dan diserahkan ke kantor polisi.

Kepada petugas, Eko beralasan tidak sengaja menjambret. Melihat korban sedang berfoto di lokasi, muncul niat jahatnya.

"Tidak sengaja pak, itu spontan saja waktu lihat ada orang yang sedang foto-foto," kata Eko di Mapolresta Palembang, Jumat (13/11).

Meski demikian, Eko mengaku aksi jambret itu bukan pertama kalinya dilakukan. Dua pekan lalu, dia dan rekannya juga beraksi, dan mendapatkan dua ponsel dari korban yang sedang santai di sebuah taman kota.

"Dua HP itu dijual Rp 200 ribu, bagi dua, lumayan bisa beli rokok," ujar Eko.

(mdk/cob)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP