Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Begini aksi Jumiyanti culik bayi Aditya di Depok secara kilat

Begini aksi Jumiyanti culik bayi Aditya di Depok secara kilat rumah bayi aditya hamizan. ©2018 Merdeka.com/Nur Fauziah

Merdeka.com - Jumiyanti, penculik Aditya Hamizan Purnomo bergerak cepat membawa bayi pasangan Marlina-Purnomo. Kurang dari lima menit, Jumiyanti dengan cepat membawa pergi bayi dan menitipkan di rumah suami sirinya di Jalan Dadap, Sukmajaya, Depok.

"Saya buru-buru. Pas saya mau keluar rumah, lihat ibu bayi keluar terus saya buru-buru (ambil)," katanya, Kamis (3/5).

Ketika masuk ke rumah kontrakan itu, Jumiyanti melihat bayi Aditya sendirian sedang tidur. Dia pun tak ingin menghilangkan kesempatan itu. "Bayinya di rumah saya ambil terus saya bawa," ceritanya.

Dia pun berjalan kaki pergi ke sekitar Griya Depok yang berada di belakang rumahnya. Di sana dia menanyakan ojek pada penjual gorengan. Karena tidak ada kemudian Jumiyanti berjalan ke arah jalan raya untuk mencari ojek.

"Saya nanya sama tukang parkir dan minta dicariin ojek. Terus dicariin ojek online yang lewat," katanya.

Jumiyanti pun bergegas pergi ke rumah suami sirinya. Di sana dia beralasan akan menitipkan bayi yang merupakan saudaranya. "Tapi dia bilang nggak ada surat. Dia nggak mau," tandasnya.

Setelah menculik bayi Aditya, ternyata JM (43) membawanya ke rumah suami sirinya di Jalan Dadap, Sukmajaya Depok. Kepada Sandi, suami sirinya, JM mengaku bahwa itu adalah anak dari saudaranya.

"Bilangnya itu anak saudaranya. Saya tanya ada surat-suratnya nggak? Karena nggak ada saya nggak mau," kata Sandi.

Kendati menolak, Sandi sempat dititipi bayi berusia dua pekan itu di rumahnya semalam. Keesokan harinya JM datang untuk membawa bayinya. "Dia (JM) pergi karena bilangnya mau menguburkan ibu bayi yang meninggal," ceritanya.

Sandi mengaku tak menaruh curiga sedikit pun pada istri sirinya itu. Bahkan Sandi sempat menghubungi saudaranya untuk meminta perlengkapan bayi. "Saya minta popok untuk bayinya," tukasnya.

Setelah itu pada Sabtu pagi, JM kembali ke rumah Sandi dan membawa bayi tersebut. Kemudian JM pergi ke rumah ULS. Disana dia mengaku bahwa bayi itu adalah anaknya. JM mengaku menitipkan bayi itu karena dirinya harus bekerja. Pada ULS, JM pun bersedia membayar asalkan dirawat dengan baik.

Penculikan ini pun akhirnya terungkap kurun tiga hari. Pada Senin, polisi mengungkap bahwa JM adalah pelaku penculikan. "Sejauh ini dia berdiri sendiri dan tidak ada jaringan untuk penjualan," kata Kapolresta Depok Kombes Pol Didik Sugiarto.

(mdk/rhm)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP