Begal di Depok pereteli motor dan buang sisanya ke empang
Merdeka.com - Sudah rahasia umum lokasi penjualan onderdil yang berada di Sasak Panjang, Desa Citayam, Kecamatan Tajur Halang, Kabupaten Bogor merupakan tempat menadah hasil begal motor. Tempat itu ramai didatangi oleh para pemotor yang ingin mendapat onderdil dengan harga murah.
Polisi telah menggerebek lokasi tersebut pekan lalu. Mereka menyita sejumlah onderdil pretelan dari orang yang diduga sebagai penadah.
Seorang penadah buka mulut beberapa waktu lalu. Begal yang beroperasi di Depok kerap mempreteli motor hasil rampokannya. Suku cadang yang laku akan dijual sementara sisanya, termasuk rangka dibuang ke empang.
"Kalau jual rangka susah. Dibuang saja. Sisanya dipereteli dan dijual. Cara ini lebih gampang daripada jual motor utuh," kata penadah tersebut saat berbincang dengan merdeka.com beberapa waktu lalu.
Seorang warga lain pernah berkisah soal penemuan motor yang diduga hasil begal di kebun bambu yang sepi. Ada motor dan peretelan onderdil yang entah milik siapa. Ditaruh begitu saja.
"Waktu itu saya lagi berburu burung. Saya lihat di salah satu empang tuh banyak barang-barang atau sisa-sisa dari motor, ada sayap motor dan ada yang disembunyikan di kebun bambu."
Barang-barang peretelan hasil kejahatan dijual dengan harga yang sangat murah, jauh dari harga resmi.
"Paling dicari tuh karburator, karbulator Ninja harganya Rp 500,000 padahal di pasaran harganya Rp 2 juta. Body-body motor, block silinder, rumah kopling, arm dan lain semua tuh harganya bisa setengah harga. Ada juga kita menjual block satu set mesin RX King tuh berkisar 1,8 Juta" kata seorang penjual.
(mdk/ian)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya