Beda keluarga Hafiz-Syifa dan Ade Sara
Merdeka.com - Terkuaknya kasus pembunuhan terhadap Ade Sara Angelina membuat publik terhenyak. Dua pasangan remaja Ahmad Imam Al Hafitd alias Hafiz dan Assyifa Ramadhani Sulaiman alias Syifa dengan tega membunuh rekan sebayanya hanya karena alasan sepele.
Tak hanya kedua pelaku, seluruh keluarga korban dan pelaku pun menjadi sorotan publik. Berbagai media pun menyambangi rumah mereka untuk mengetahui latar belakang pembunuh berdarah dingin tersebut.
Di hadapan media, keluarga Ade Sara mengaku pasrah atas pembunuhan yang terjadi pada putri mereka. Kedua orangtuanya bahkan tidak mau menyalahkan atau menaruh dendam terhadap Hafiz dan Syifa.
Pemandangan berbeda justru terjadi pada keluarga Syifa dan Hafiz, mereka memilih menutup diri dari kejaran wartawan. Rumah keduanya pun ditinggal begitu saja.
Sejak kasus tersebut mulai bergulir, hanya keluarga Ade Sara yang mengungkapkan niatnya untuk meminta maaf. Sebaliknya, keluarga Hafiz dan Syifa belum sekalipun terbesit untuk mengungkapkan kata tersebut.
Berikut perbedaan antara keluarga Ade Sara, Hafiz dan Syifa:
Minta maaf
Rekonstruksi prajurit tni pembunuh kacab bank BUMN. ©2025 Merdeka.comPihak keluarga Ade Sara telah memaafkan Hafiz dan Syifa yang membunuh anak mereka. Bahkan ayah dan ibu Ade Sara malah ingin meminta maaf kepada kedua pelaku."Ibu dan bapaknya itu berpikir mungkin anaknya melakukan satu kesalahan sampai harus dibunuh, makanya orang tua Ade Sara berencana meminta maaf kepada pelaku, mungkin ada perbuatan Ade salah," ujar paman korban, Yohanes Sutarto, saat ditemui di kediaman Ade Sara, di Kelurahan Jati, Kecamatan Pulogadung, Jakarta Timur, Senin (10/3).Selain itu, Sutarto juga mengaku sampai saat ini kedua orang tua pelaku belum mengunjungi dan meminta maaf kepada keluarga Ade Sara."Dari keluarga pelaku belum ada yang datang dan meminta maaf," katanya.Walaupun begitu, kedua orang tua Ade Sara, Suroto dan Elizabeth mengaku telah memaafkan kedua pelaku. Saat pemakaman, Elizabeth berujar kepada jenazah Ade untuk memaafkan perbuatan pelaku."Ade yang tenang di sana, mama sudah maafin Hafiz dan Syifa, Ade juga maafin mereka ya," ujar Elizabeth beberapa waktu lalu.
Tidak dendam
Rekonstruksi prajurit tni pembunuh kacab bank BUMN. ©2025 Merdeka.comAyah Ade Sara, Suroto mengikhlaskan kepergian putrinya. Dia pun mengungkapkan tidak ada dendam kepada kedua tersangka. Namun Suroto meminta proses hukum pada Hafiz dan Syifa, sepasang kekasih yang membunuh putrinya, tetap berjalan."Dari keluarga mengikhlaskan. Kami ikhlas. Tapi kembali lagi konsekuensi perbuatan mereka tetap dijalankan jangan sampai tidak dijalankan seperti yang sudah-sudah," ujar Suroto di Jalan Layur, Blok ABCD, RT 07RW 11, Rawamangun, Jakarta Timur, Sabtu, (8/3).Lanjut dia, dirinya pun telah menyerahkan proses hukum kepada pihak yang berwajib. Baik dia maupun ibu Ade Sara, Elisabeth Diana Dewayani tak ingin berlarut-larut dalam kesedihan."Gini aja sih kita serahkan pihak yang berwenang. Tapi saya ingin pihak berwenang intinya harapan kami mereka berdua bisa merasakan arti kehidupan. Apa yang boleh dilakukan dan apa yang tidak dilakukan," jelas dia.
Pembunuhan terkuak, rumah sepi penghuni
Rekonstruksi prajurit tni pembunuh kacab bank BUMN. ©2025 Merdeka.comHafiz ditangkap polisi bersama pacarnya Syifa usai membunuh Ade Sara Angelina Suroto. Sejak Hafiz ditahan, kediamannya sepi tanpa aktivitas.Hafiz tinggal di Perumahan Pulo Gebang Permai, Blok A1 nomor 8 RT 05 RW 10, Cakung, Jakarta Timur, bersama orang tuanya. Rumah tersebut tampak sepi tidak terlihat aktivitas di dalam rumah.Bahkan lampu teras dibiarkan menyala tanda tidak ada penghuni. Sebuah motor bebek terpakir di halaman depan.Menurut keterangan teman ayah Hafiz yang tak mau disebut namanya, keluarga Hafiz sudah beberapa hari tidak ada di rumah."Saya sih kurang tahu, tapi yang jelas rumahnya kosong," ujar pria yang memakai baju biru, di lokasi.
Tak hanya Hafiz, rumah Syifa di daerah Jatinegara, Jakarta Timur juga tampak sepi penghuni. Kasus pembunuhan yang melibatkan Syifa membuat keluarga tiba-tiba menutup rapat rumah mereka."Sejak tadi pagi pintunya tertutup biasanya pintunya selalu terbuka. Afifah, adik Syifa kelas 1, cerita ke anak saya katanya kakak Syifa nangis katanya gara-gara Ade Sara," tambah dia.Dari pantauan merdeka.com, kediaman Syifa di Jalan BB RT 04 RW 14 No 30 Cipinang Muara, Jakarta Timur terlihat sepi. Terlihat rumah Syifa yang bercat hijau dan biru masih berantakan karena tengah direnovasi.Menurut pengakuan para tetangga, keluarga Syifa telah pergi selepas zuhur. Belum jelas kemana keluarga Syifa pergi."Ayah Syifa pergi tadi naik mobil dengan semua keluarganya," tutup Genu.
Baca juga: 5 Cerita tentang Hafiz: kayak jagoan, dikenal pencemburu Hafiz dan Asyifa di Polres Bekasi, mengapa bisa tertawa? Pembunuhan Sara contoh penyelesaian masalah dengan cara ekstrem Akal bulus pembunuh Ade Sara yang tak mulus Kisah 4 pasangan kekasih berkomplot jadi pembunuh 5 Bukti ini mengarah pada pengungkapan pembunuhan Ade Sara
(mdk/tyo)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya