Bayi tak utuh tersangkut di bebatuan sungai
Merdeka.com - Warga Kabupaten Karangasem, Bali, digemparkan oleh penemuan orok bayi yang kondisinya tidak utuh. Hingga kini, penyebab tewasnya orok itu masih misterius.
Orok itu pertama kali ditemukan sekumpulan anak yang sedang mandi di Sungai Ujung di Desa Tumbu, Selasa (17/7).
"Mayat bayi itu terbungkus kantong plastik dan tersangkut di bebatuan sungai," ujar Made Dirga, warga setempat.
Polisi yang tiba di lokasi lantas mengevakuasi orok itu ke RSUD Karangasem. Dari hasil pemeriksaan forensik, kondisi mayat bayi itu sudah tidak utuh lagi karena kondisi fisiknya sudah rusak.
"Jenis kelaminnya juga sulit diidentifikasi," kata Humas RSUD Karangasem, Arsiawan.
Sedangkan polisi masih menyelidiki kasus ini. "Belum bisa dipastikan apakah mayat bayi itu korban aborsi, mutilasi atau penyebab lainnya," papar Kapolres Karangasem AKBP Rudy Efendy. (mdk/ren)
Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya