Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Bayi kembar siam yang berhasil dipisah diberi nama Gisya dan Gesya

Bayi kembar siam yang berhasil dipisah diberi nama Gisya dan Gesya bayi kembar siam. ©2016 Merdeka.com/Iman Herdiana

Merdeka.com - Ketegangan masih terlihat di wajah Syarif (24) dan Gina (19), orang tua bayi kembar siam asal Ciamis, Jawa Barat. Keduanya hadir dalam konferensi pers tentang operasi pemisahan bayi kembar siam di Rumah Sakit Hasan Sadikin Bandung, Selasa (27/9).

Operasi pemisahan yang memakan waktu 1,5 jam itu berjalan lancar, meski bukan berarti sudah melewati masa kritis. Syarif menyampaikan rasa terima kasihnya kepada RSHS yang berhasil memisahkan anak kembarnya yang dempet di bagian dada dan perut.

Dalam kesempatan itu dia juga menyampaikan dua bayi perempuannya itu sudah memiliki nama. Sebelumnya, sejak dilahirkan 4 Juli 2016, lalu kedua bayi itu masih menyandang nama ibunya, yakni Gina 1 dan Gina 2.

"Namanya Gisya Bizanty Ramadani (Gina 1) dan Gesya Ummaya Ramadani (Gina 2)," kata Syarif.

Baik Syarif maupun Gina, mengaku tegang selama menjalani operasi pemisahan buah hatinya. Mereka berharap kedua anak kembarnya itu bisa melewati masa kritis dan tumbuh menjadi anak yang sempurna.

Direktur Utama RSHS Bandung, dr Ayi Djembarsari MARS, menyebut Gisya Bizanty Ramadani dan dan Gesya Ummaya Ramadani adalah bayi-bayi yang istimewa karena menadapat penanganan yang istimewa pula.

"Kepada orang tua Gina dan Syarif kami sangat berpesan bahwa bayi ini sangat istimewa yang perlu perlakuan istimewa," katanya.

Setelah menjalani operasi pemisahan, kedua bayi harus mendapatkan nutrisi yang baik, kontrol kesehatan tepat waktu.

Dia berjanji pihaknya akan terus melakukan penanganan terhadap Gisya Bizanty Ramadani dan Gesya Ummaya Ramadani. "Insya Allah kami akan tetap mengawal," katanya. (mdk/cob)

Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP