Bayi di Depok yang Ditemukan Tewas Diduga Dianiaya Pengasuh
Merdeka.com - Bayi berusia tiga bulan yang ditemukan tewas di dalam rumah kompleks Vila Santika, Pancoran Mas Depok diduga dianiaya pengasuh. Bayi malang berjenis kelamin perempuan itu ditemukan tak bernyawa pada Senin (28/1) siang pukul 14.00 WIB. Bayi malang itu berinisial M. Di tubuhnya terdapat sejumlah luka lebam.
Kasubag Humas Polresta Depok AKP Firdaus mengatakan, kemarin siang pihaknya menerima informasi dari masyarakat tentang adanya kematian bayi yang mencurigakan. Petugas kemudian datang ke lokasi dan melakukan olah TKP.
"Kami melakukan olah TKP di tempat rumah tinggal korban. Dari hasil olah TKP tersebut, kami lihat ada luka lebam," katanya, Selasa (29/1).
Karena dianggap mencurigakan, maka pihaknya meminta keterangan saksi menuturkan bahwa kematian bayi tersebut tidak wajar. "Terkait hal tersebut semalam kami lakukan autopsi korban untuk mengetahui penyebab kematian korban," paparnya.
Dari keterangan saksi lain menyebutkan ada seorang wanita membawa bayi dan naik ojek online. Wanita itu diperkirakan berusia 50 tahun. "Kami mendapat informasi dari salah satu ojek online karena ibu yang sudah tua menggendong bayi dengan kondisi bayi sudah pucat, minta diantar ke rumah neneknya," tukasnya.
Namun karena curiga maka tukang ojek tidak mau mengantar. Tukang ojek tersebut kemudian memberitahu pada saksi lain perihal kecurigaan tersebut.
"Kemudian saksi yang mengajak korban menemui ibunya di rumahnya. Setelah sampai rumah, kemudian tetangga korban yang merupakan dokter dipanggil untuk mengecek kondisi korban dan diketahui sudah meninggal dunia," ungkapnya.
Setelah itu jasad bayi dibawa ke RS Polri untuk diautopsi. Petugas curiga dengan kematian bayi tersebut sehingga dilakukan autopsi.
"Karena ada kecurigaan makanya kita lakukan autopsi. Sudah empat orang saksi diperiksa, termasuk kita periksa pengasuhnya sendiri," pungkasnya.
(mdk/cob)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya