Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Basarnas evakuasi 2 warga Singapura terjebak banjir di Jepara

Basarnas evakuasi 2 warga Singapura terjebak banjir di Jepara Paskhas evakuasi korban banjir. ©2014 Merdeka.com/TNI AU

Merdeka.com - Badan SAR Nasional (Basarnas) Kantor SAR Semarang dan Pos SAR Jepara berhasil mengevakuasi dua Warga Negara Asing (WNA) asal Singapura yang terjebak banjir. Dua WNA itu berada di dalam salah satu hotel di Kawasan Jepara, Jawa Tengah, saat

Dua WNA Singapura itu adalah Heong Mon Li (42) dan Puan KC (50). Keduanya merupakan konsultan Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) yang proyeknya ada di wilayah Kabupaten Jepara. Mereka terjebak di dalam hotel dan tidak bisa keluar akibat ketinggian air di luar hotel mencapai 1 meter.

"Kami dihubungi oleh pihak PLTU untuk mengevakuasi dua orang tersebut," kata Kepala Seksi Operasi Basarnas Kantor SAR Semarang Waluyo Raharjo kepada merdeka.com disela-sela memimpin langsung evakuasi dua WNA itu Selasa(21/1).

"Akhirnya kedua orang tersebut kami jemput ke hotel dengan menggunakan perahu karet. Setelah sampai di lokasi yang aman keduanya dijemput oleh Robi (27), seorang karyawan PLTU asal Indonesia yang tadi menghubungi kami," jelasnya.

Waluyo menyatakan Basarnas saat ini memang sedang melakukan darurat banjir di 5 kecamatan di Kabupaten Jepara yang diterjang banjir.

Kelima kecamatan yang ratusan warganya harus diungsikan itu ada di Kecamatan Pecangaan, Kecamatan Tahunan, Kecamatan Welahan, Kecamatan Kalinyamat dan Kecamatan Mantingan.

"Total jumlah warga yang kami evakuasi ada sekitar 500 orang," tuturnya.

Di beberapa lokasi meskipun air menggenangi rumah warga namun masih juga ada warga yang nekat tidak mau dievakuasi. Mereka memilih tetap bertahan tinggal di dalam rumah.

"Mereka mengaku bertahan untuk melindungi harta benda mereka. Mayoritas dari mereka adalah kaum laki-laki yang masih muda," ungkapnya.

Tim SAR gabungan yang terdiri atas Basarnas Kantor SAR Semarang, Basarnas Pos SAR Jepara, TNI, POLRI, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Jepara, Jepara Rescue, SAR Jepara, Ubaloka serta potensi dan relawan SAR lainnya akan bersiaga hingga keadaannya kondusif.

"Apalagi mengingat sampai saat ini hujan masih turun terus. Dikhawatirkan ketinggian air akan terus bertambah," pungkasnya. (mdk/ian)

Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP