Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Baru 5 orang mendaftar calon hakim agung dan hakim adhoc tipikor

Baru 5 orang mendaftar calon hakim agung dan hakim adhoc tipikor Ilustrasi Sidang. ©2015 Merdeka.com

Merdeka.com - Komisi Yudisial (KY) menyatakan baru ada lima orang mendaftarkan diri dalam seleksi calon hakim agung dan hakim adhoc tipikor, di Mahkamah Agung (MA) sejak pendaftaran dibuka beberapa waktu lalu.

Perkembangan pendaftaran ini disampaikan Komisioner Komisi Yudisial (KY), Maradaman Harahap, usai sosialisasi penerimaan calon hakim agung dan hakim adhoc tipikor di MA di Pengadilan Tinggi Medan, Senin (5/2).

Meski sejauh masih minim peminat, Maradaman optimis peserta akan terus bertambah menjelang penutupan pendaftaran. "Pengalaman panitia, biasanya kalau sudah mendekati, seminggu sebelum penutupan biasanya membeludak. Sekarang kan masih mempersiapkan persyaratan," kata Maradaman.

Pendaftaran calon hakim agung dibuka hingga 26 Februari. Sementara pendaftaran hakim adhoc tipikor di Mahkamah Agung akan berlangsung hingga 2 Maret.

Maradaman mengatakan, pada periode ini dibutuhkan delapan hakim agung. Dia merinci, mereka akan mengisi satu posisi di kamar agama, empat hakim perdata, satu hakim di kamar pidana, satu hakim di kamar peradilan militer, dan satu hakim di kamar tata usaha negara. Sementara itu, hakim adhoc tipikor yang dibutuhkan MA saat ini yaitu tiga orang.

Maradaman melanjutkan, sosialisasi penerimaan hakim agung dan hakim adhoc tipikor itu digelar di tujuh kota di Indonesia. Masing-masing Medan, Surabaya, Makassar, Yogyakarta, Bandung, Samarinda, dan Padang.

Sosialisasi ini diharapkan memberikan informasi kepada masyarakat ikut mendaftarkan diri. Selain itu, diharapkan pula muncul hakim agung dan hakim adhoc tipikor berkualitas, bersih, dan berintegritas.

"Sosialisasi dan penjaringan hakim agung dan hakim adhoc tipikor Mahkamah Agung 2016 merupakan langkah jemput bola yang dilakukan KY, untuk menjaring para calon di tujuh kabupaten/kota yang dianggap potensial. Salah satunya kita lakukan di Kota Medan," jelas Maradaman.

(mdk/ary)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP