Barang diduga bom diledakkan, ditemukan kabel hingga timer
Merdeka.com - Bungkusan diduga bom yang diletakkan di depan pintu Yayasan Karmel Kota Malang akhirnya diledakkan. Tim Penjinak Bahan Peledak (Jihandak) Mako Brimob Polda Jatim Detasemen B Pelopor Ampeldento berhasil mengurai isi bom tersebut dengan meledakkannya.
Petugas awalnya melakukan identifikasi dengan mendekati bom hanya menggunakan tameng. Tim kemudian kembali mendekati bom dengan menggunakan peralatan lengkap. Mereka memasang sejumlah peralatan yang hanya terlihat tiang dan kabelnya.
Lewat pengeras suara, petugas memberikan aba-aba dengan hitungan mundur. Suara ledakan terdengar, disusul beberapa barang terburai bersama ledakan.
Kepala Bagian Ops Polresta Malang, AKP Dodot Dwiyanto usai peledakan mengungkapkan, sejumlah barang berhasil diidentifikasi. Barang-barang tersebut sedang diteliti untuk diketahui jenisnya.
"Dari barang tadi ditemukan adanya rangkaian baterai, kabel, stater, cairan yang tidak tahu apa jenisnya, yang sudah bercampur air," kata Dodot di TKP, Selasa (20/4).
Sebuah bungkusan mencurigakan tidak bertuan ditemukan di Jalan Songgoriti 20 Kota Malang. Bungkusan menyerupai jam beker tersebut tergeletak di depan Yayasan Karmel Indonesia Jalan Songgoriti 28, Kelurahan Lowokwaru.
Secara kasat mata barang tersebut menyerupai bom, karena dilengkapi kabel dan timer yang menempel. Sekitar pukul 13.00 WIB, keberadaan benda tersebut dilaporkan masyarakat.
"Tidak ditemukan adanya bahan kimia, tidak ditemukan serbuk, paku tidak ada. Tidak berbahaya," katanya.
Peledakan dimaksudkan untuk menguraikan agar barang tersebut tidak meledak. Setelah diurai melalui ledakkan barang-barang tersebut terpisah.
"Bentuknya seperti plastik kotak sebesar kamera, diisolasi dan ada timer. Isolasi diperkirakan hanya untuk mengaitkan," ujar Dodot.
(mdk/cob)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya