Bapak dan Anak Jadi Korban Banjir Bandang di Batu, Jasad Ditemukan 5 Km dari Rumah
Merdeka.com - Jasad bapak dan anak korban banjir bandang di Kota Batu ditemukan sekitar 5 Km dari rumahnya. Fery (27) dan putrinya, Alverta Shenazia Arvisa Vindra (3,5) ditemukan meninggal dunia setelah dinyatakan hilang saat banjir bandang, Kamis (4/11).
Sebelumnya, warga Dusun Sambong RT 5/ RW 4 Desa Bulukerto dinyatakan hilang terbawa banjir bandang. Jasad keduanya ditemukan sekitar 5 Km dengan berjarak 200 meter, Jumat (5/11).
Ayah Fery, Suliamat (53) menceritakan bahwa dia bersama kedua korban tengah berada di dalam rumah saat banjir bandang menerjang. Istri dan menantunya juga ada di tempat itu.
"Kejadian banjir jam 3 sore, teras rumah runtuh. Saya, istri saya dan menantu bisa selamat. Fery dan cucu tertinggal," tuturnya di lokasi, Jumat (5/11).
Rumah Suliamat hancur dan nyaris rata dengan tanah akibat diterjang banjir bandang. Lokasi rumahnya memang berada di pinggir aliran anak Sungai Brantas.
Petugas melakukan pembersihan sisa banjir bandang. ©2021 Merdeka.com
Anak sungai tersebut sehari-hari memang kering tanpa air, kecuali di musim penghujan. "Biasanya kering, gak ada airnya. Tidak tahu setelah hujan deras, tiba-tiba terjadi banjir dengan bawa lumpur dan kayu," tuturnya.
Kejadian tersebut yang pertama kali sejak dirinya menetap di lokasi tersebut pada tahun 1994.
Korban Dimakamkan
Sementara itu, jenazah kedua korban selanjutnya dimakamkan di pemakaman umum desa setempat. Jenazah sempat disemayamkan di rumah tetangga terdekat.
Saat ini sedang dilakukan pembersihan berbagai sampah yang menimbun rumah korban. Rumah itu banyak tertimbun batang kayu, bambu serta material batu dan lumpur.Seperti diberitakan banjir bandang menerjang Kota Batu, Jawa Timur, Kamis (4/11) siang. Lima desa mengalami kerusakan parah akibat bencana itu.
BNPB menyatakan enam orang ditemukan meninggal dunia akibat bencana ini. Tiga lainnya masih hilang.
(mdk/yan)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya