Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Banyumas rawan jadi jalur peredaran narkoba

Banyumas rawan jadi jalur peredaran narkoba Ilustrasi Narkoba. ©2014 Merdeka.com

Merdeka.com - Kabupaten Banyumas dinilai sebagai wilayah rawan untuk jalur lalu lintas peredaran sekaligus persebaran narkoba. Apalagi, Banyumas juga menempati urutan ke-3 terkait permasalahan narkoba di Provinsi Jawa Tengah, setelah Solo dan Semarang.

Langkah preventif mencegah penyalahgunaan narkoba makin meluas di Banyumas, dinilai Badan Kesatuan Bangsa dan Politik Provinsi Jawa Tengah perlu membidik anak muda sebagai kader dan penyuluh bahaya narkoba. Pasalnya, kalangan muda inilah yang kerap jadi sasaran peredaran gelap narkoba.

Kepala Bidang Ketahanan Bangsa Badan Kesatuan Bangsa dan Politik Provinsi Jawa Tengah, Atiek Surniati mengatakan, kalangan muda baik pelajar, mahasiswa, atau aktivis organisasi pemuda di Banyumas diharapkan dapat jadi ujung tombak penangkalan peredaran narkoba. Kalangan muda mesti bisa membagi informasi dan pengarahan kepada teman sebayanya agar tidak terjebak menggunakan narkoba.

"Indonesia sudah darurat narkoba, sudah semestinya semua pihak terlibat meminimalisir ancaman narkoba.Sangat penting pemuda mengetahui masalah bahaya narkoba, karena mereka adalah penerus estafet perjuangan bangsa," katanya saat dialog dan sosialisasi Program Pencegahan dan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkoba (P4GN) di Purwokerto, Selasa (21/8).

Narkoba, ditegaskan Atiek, merupakan ancaman nyata bagi generasi muda Indonesia. Akibat dari konsumsi narkoba telah terbukti merusak mental dan psikologis generasi bangsa, menjadi generasi yang tanpa masa depan.

"Mengenal narkoba berarti kontrak mati," ujarnya.

Sementara itu, Kepala BNN Kabupaten Banyumas, Agus Untoro mengatakan, untuk menekan penyalahgunaan narkoba di Kabupaten Banyumas pihaknya terus melakukan sosialisasi kepada generasi muda. Pada tahun 2017, BNN Banyumas telah menggelar sosialisasi sebanyak 284 kali khususnya ke sekolah-sekolah.

"Tahun 2017 ada penanganan 94 pengguna narkoba yang meminta rehabilitasi ke BNN Banyumas. Kenyataan ini memang memprihatinkan," tutupnya.

(mdk/fik)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP