Banyak pengemudi taksi online gagal kantongi SIM A umum
Merdeka.com - Kemenhub bersama Ditlantas Mapolda Metro Jaya memfasilitasi pengurusan SIM A umum untuk pengemudi taksi online maupun konvensional. Dibuka sejak Senin (15/8) kemarin, dari 99 pengemudi taksi online yang mengikuti ujian SIM A umum, hanya 7 yang lolos.
"Kemudian hari ini mereka ikut ujian lagi. Itu pun banyak yang gugur, sehingga yang dinyatakan mendapatkan SIM dan berkompetensi hanya 7 orang," ujar Iptu Efri, Perwira SIM Polda Metro Jaya, saat ditemui di kawasan Monas, Jakarta Pusat, Selasa (16/8).
Tahapan ujian yang harus dilalui oleh para peserta meliputi tes kesehatan, psikologi, simulator, teori, dan praktik. Berbeda dengan tahapan ujian SIM perseorangan, untuk mendapatkan SIM umum pengemudi harus melaksanakan tes psikologi dan simulator. Hal ini dikarenakan pengemudi kendaraan umum bertanggung jawab atas keselamatan banyak orang. Selain itu, pengemudi minimal berusia 20 tahun dan memiliki SIM A perseorangan sekurang-kurangnya satu tahun.
"Kebanyakan gagal di teori, kemudian kesehatan juga banyak yang gagal. Ada beberapa orang yang dinyatakan gagal saat tes mata, artinya matanya sudah tidak awas. Ada juga tidak lulus uji simulator. Kalau praktik saya yakin mereka bisa, tinggal faktor mental aja," lanjutnya.

Pengemudi taksi online yang gagal pada ujian kemarin dapat mengulangnya pada hari ini (16/8). Kebetulan, program diselenggarakan selama dua hari. Seharusnya layanan pada hari ini hanya ditujukan untuk pengemudi taksi konvensional. Namun melihat kondisi, kesempatan remedial akhirnya diberikan.
"Kita ulang hari ini karena kebetulan masih standby di sini. Saya belum tahu (yang lulus ada berapa) karena masih dalam proses," tandasnya.
Layanan peningkatan golongan SIM A perseorangan menjadi SIM A umum diadakan pada 15-16 Agustus 2016 dalam rangka memperingati HUT RI ke-71. Program ini diadakan dengan harapan dapat mempermudah masyarakat yang akan mengganti SIM A-nya menjadi SIM A umum.
(mdk/lia)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya