Banyak orang kaya di Gorontalo ogah bayar pajak
Merdeka.com - Wali Kota Gorontalo Marten Taha mengungkapkan yang paling banyak tidak membayar Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) di daerah tersebut adalah orang kaya.
"Ini sesuai data survei yang dilakukan di lapangan, orang-orang kaya ini banyak yang tidak tinggal di Kota Gorontalo, tapi tanah dan rumahnya ada di sini," kata Marten di Gorontalo, Rabu (16/3).
Marten menambahkan, akibat banyaknya orang kaya yang tidak bayar pajak, jumlah tunggakan PBB semakin besar berdampak buruk pada Pendapatan Asli Daerah (PAD). Dari data Pemkot yang ada, PBB di daerah tersebut hanya 48 persen yang bisa ditagih.
"Dari 48 persen itu pun masih banyak yang minta pengurangan atau keringanan," keluh Marten.
Selama ini, masih kata Marten, Kota Gorontalo masih sangat tergantung pada Dana Perimbangan karena kecilnya PAD yakni Rp 157 miliar rupiah Saat ini pemkot menyusun model penagihan pajak kerjasama dengan bank serta kantor pos, untuk mengintensifkan pemasukan dari pajak.
Untuk itu, ia meminta setiap lurah melakukan pendataan tanah maupun bangunan penduduk Kota Gorontalo yang ditinggal oleh pemiliknya.
"Saya minta di tanah seperti itu lurah memasang papan peringatan bertuliskan tanah atau bangunan ini dalam pengawasan Pemerintah Kota Gorontalo," pinta Marten seperti dilansir Antara.
Dengan langkah itu, wali kota mengaku optimistis pemilik aset akan segera membayar pajak karena malu dengan adanya peringatan tersebut.
(mdk/cob)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya