Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Banyak Kendaraan Mogok dan Pecah Ban di Tol Jakarta-Cikampek Elevated

Banyak Kendaraan Mogok dan Pecah Ban di Tol Jakarta-Cikampek Elevated Tol Layang Jakarta-Cikampek. ©2019 Liputan6.com/Faizal Fanani

Merdeka.com - Jalan Tol Layang Jakarta-Cikampek sepanjang 38 kilometer telah dibuka untuk umum sejak hari Minggu lalu (15/12). Selama tiga hari dibuka, berbagai gangguan kendaraan yang terjadi di ruas jalan tol layang yang diresmikan oleh Presiden Joko Widodo pada 12 Desember lalu.

PT Jasa Marga Tbk mencatat berbagai gangguan kendaraan tersebut. Antara lain mobil mogok akibat mesin sebanyak 17 kali, pecah ban 13 kali, kehabisan BBM delapan kali. Tetapi, gangguan ini disebut cenderung menurun setiap hari selama tiga hari berturut-turut sejak dibuka.

Direktur Operasional PT Jasa Marga Tbk, Subakti Syukur mengatakan, jalan tol tersebut belum ada rest area atau parking bay. Karena itu, pihaknya meminta kendaraan yang melintas di atas betul-betul prima supaya tidak mengalami gangguan.

"Kami menyiapkan empat mobil derek yang stanby membantu kendaraan mengalami gangguan. Dua mobil ada di pintu masuk di kilometer 48 mengarah ke Jakarta dan dua lagi berada di kilometer 10 mengarah ke Cikampek wilayah Cikunir," katanya di Bekasi, Kamis (19/12).

Selain itu, kata dia, ada mobil ambulans, tiga unit kendaraan PJR (patroli jalan raya) dari Korlantas Polri dan satu unit rescue. Selain itu, kata dia, pihaknya menyiapkan tiga zona penanganan ketika terjadi emergency.

Ketiga zona tersebut berada di ruas Cikunir-Bekasi Barat, Bekasi Barat-Cikarang Timur, dan Cikarang Timur-Karawang Barat. "Setiap zona ini ada patroli dan u-turn atau putaran serta tangga untuk evakuasi," kata Bekti.

Ia menambahkan, gangguan pecah ban tidak berkaitan dengan kondisi infrastruktur jalan yang telah diresmikan oleh Presiden Joko Widodo pada 12 Desember lalu. Hasil pengecekan, kata dia, kendaraan pecah ban karena kondisi ban sudah tipis.

"Kalau sudah tipis timbulnya panas, karena itu bagi pengguna jalan yang bannya tipis sebaiknya tidak memakai atas, karena akan panas dan pecah," ujarnya.

(mdk/cob)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP