Banyak coretan simbol anarki di kawasan Menteng
Merdeka.com - Coretan dari cat pilox terlihat di sepanjang Jalan RP. Soeroso sampai Jalan Menteng Raya. Ulah tangan-tangan jahil itu menggambar simbol anarki, yakni huruf A di dalam lingkaran. Ada juga yang hurufnya disilang.
Pantauan di lokasi, Kamis (3/5/2018), di Jalan RP. Soeroso, simbol itu dicoretkan pada trotoar dan tong sampah. Di mana letaknya dekat dengan kantor DPP Partai NasDem.
Jalan ke depan lagi, simbol anarki kembali menghias, tepatnya di lampu merah Cikini. Bahkan setelah masuk di Jalan Menteng Raya, tepat di jalannya ada simbol tersebut, yang cukup besar.
Bahkan di halte Kolese Kanisius, masih dihiasi simbol tersebut. Tak tanggung-tanggung, jumlahnya ada tiga. Selain itu ada juga di tembok kantor Kementerian Pertahanan Perwakilan Pelaksana Tugas Pokok Provinsi DKI Jakarta.



Saat dikonfirmasi soal simbol tersebut, Kepala Dinas Bina Marga Yusmada Faizal, tak mengetahui adanya coretan simbol tersebut. Dia hanya meminta ditanyakan kepada pihak kelurahan.
"Mohon tanya kelurahan," ucap Yusmada kepada Liputan6.com.
Namun, dia memberikan beberapa foto di wilayah di seputaran Menteng, tepatnya di jembatan Kali Gersik, Jalan Cik Ditiro, yang sudah dicat oleh petugas Sudin Bina Marga.
Wakil Gubernur DKI Sandiaga Uno sempat berkomentar tentang coretan vandalisme di Underpass Mantraman. Ia mengatakan tidak mentolerir oknum warga yang melakukan vandalisme. "Tidak bisa ditolerir," katanya.
Perlu diketahui, anarki atau anarkisme berasal dari bahasa Yunani, anarkos, yang berarti tanpa penguasa. Konsep ini mengemuka awalnya disampaikan oleh Pierre-Joseph Proudhon, filsuf Prancis ternama abad ke-19.
Pemikiran Proudhon dilanjutkan oleh intelektual asal Rusia Mikhail Alexandrovich Bakunin. Titik berat pemikiran Bakunin ada pada konsep anarko-sindikalisme. Di mana serikat pekerja yang dipimpin para anarkis, memperjuangkan kebebasan lebih besar bagi diri mereka sendiri.
Bakunin percaya bahwa anarki hanya dimungkinkan melalui sebuah revolusi yang menghancurkan seluruh institusi yang ada. Bahkan dialah yang disebut sebagai bapak anarkisme.
Istilah anarki atau anarkisme sendiri, dewasa ini sering dikaitkan dengan tindak kekerasan. Yang sebenarnya mengacu pada tindakan vandalisme ataupun chaos.
Reporter: Putu Merta Surya Putra
Sumber: Liputan6.com
(mdk/did)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya