Bantu Rohingya, PKS kirim delegasi ke Myanmar
Merdeka.com - Partai Keadilan Sejahtera (PKS) akan mengirim delegasinya untuk mengunjungi Rakhine, Myanmar, terutama etnis Rohingya. PKS prihatin dengan aksi kekerasan yang masih berlangsung di sana.
"Kami akan mengutus delegasi ke sana dan hasil konferensi PKS nanti harus ada utusan dari Fraksi PKS untuk berangkat ke sana secepat mungkin," kata Presiden PKS Luthfi Hasan Ishaq di Hotel Grand Sahid Jaya, Jakarta.
Dalam kunjungannya, PKS akan menemui sejumlah tokoh-tokoh di Myanmar untuk membahas nasib pengungsi dan penduduk Rohingya. Tak hanya PKS, dalam keberangkatan ke Myanmar, PKS juga mengikutsertakan beberapa ormas Islam.
"Masing-masing ormas kami minta menyertakan perwakilannya satu orang," kata Luthfi.
Rohingya merupakan etnis yang tinggal di sekitar Bangladesh dan Myanmar. Namun mereka kerap ditolak warga asli kedua negara lantaran memiliki budaya berbeda dan beragama Islam. Akibatnya mereka sering disebut etnis tanpa tanah air.
Kekerasan paling serius menimpa kaum Rohingya Bulan lalu di Myanmar. Warga asli dari etnis Rakhine intensif menyerang suku tanpa tanah air itu sejak bulan lalu. Serangan bermula karena ada kabar perempuan beragama Buddha diperkosa tiga lelaki Rohingya. Isu ini membuat penduduk marah dan menyerang perkampungan komunitas muslim itu.
Berdasarkan catatan pemerintah Myanmar, sejak insiden kekerasan pertama kali terjadi, 78 tewas dan 90 ribu warga Rohingya kehilangan rumah dan harus hidup di penampungan. Beberapa pihak percaya jumlah korban meninggal jauh lebih banyak. (mdk/has)
Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya