Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Bantah polisi Ternate terima suap, Polri bilang 'itu titipan tilang'

Bantah polisi Ternate terima suap, Polri bilang 'itu titipan tilang' Adlun Fiqri. ©2015 merdeka.com/istimewa

Merdeka.com - Kepala Biro Penerangan Masyarakat (Karopenmas) Divisi Hubungan Masyarakat Mabes Polri, Brigjen Agus Rianto mengklarifikasi tuduhan yang beredar di media sosial atas kelakuan polisi minta suap di Ternate berdasarkan video yang diunggah di situs Youtube oleh Adlun Fikri.

"Itu sudah diklarifikasi oleh Polda setempat dan berita tersebut tidak benar karena para pihak sudah dimintai keterangan dan tidak ada yang mengatakan bahwa polisi minta atau menerima suap," kata Agus melalui pesan singkat kepada merdeka.com, Kamis (1/10).

Agus menuturkan, yang terekam dalam video yang diunggah oleh mahasiswa Universitas Khairun Ternate itu adalah denda tilang yang dititipkan kepada petugas karena melanggar lalu lintas.

"Itu denda tilang yang dititipkan kepada petugas karena pelanggar tidak bisa menghadiri sidang pelanggaran lalu lintas dan itu sesuai dengan tabel (aturan pelanggaran lalu lintas) yang ada," ujarnya.

Lebih lanjut, Agus belum bisa memastikan apakah kasus ini akan ditindaklanjuti jika ada permohonan maaf dari pihak pengunggah video tersebut. "Nanti kita lihat perkembangan."

Diketahui, Mahasiswa Universitas Khairun Ternate itu ditahan di Mapolres Ternate sejak Senin (28/9) siang. Dia dituduh mencemarkan nama baik institusi dan pribadi polisi. Polisi menahan dan menetapkan status tersangka kepada Adlun Fiqri karena mengunggah video berjudul 'Kelakuan Polisi Minta Suap di Ternate' di situs Youtube.

Video yang diunggah korban pada Sabtu (26/09) ke Youtube dan Facebook itu kini telah diblokir pihak-pihak yang berkeberatan dan merasa dirugikan.

(mdk/tyo)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP