Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Banjir setinggi 4 meter rendam ratusan rumah di Kampung Pulo

Banjir setinggi 4 meter rendam ratusan rumah di Kampung Pulo Banjir di Kampung Pulo. ©2014 merdeka.com/imam buhori

Merdeka.com - Banjir kembali merendam ratusan rumah di Kampung Pulo, Jakarta Timur. Saat ini posisi ketinggian air mencapai empat meter di bantaran kali ciliwung. Sejumlah warga mulai dievakuasi ke posko pengungsian, sementara itu air dari luapan Kali Ciliwung telah meluber ke Jalan Jatinegara Barat yang membuat arus lalu lintas tersendat.

"Mulai terjadi sekitar pukul 06.00 WIB. Telah mencapai ketinggian sekitar empat meter pada pukul 08.00 WIB. Ini masih ada tanda-tanda air akan terus naik. Ketinggian air bisa mencapai sekitar lima atau enam meter," kata Lurah Kampung Melayu Bambang Pangestu saat dihubungi wartawan, Kamis (19/11).

Bambang menyatakan, banjir disebabkan meningkatnya volume air di Pintu Air Katulampa, Bogor dan Pintu Air Depok pada Rabu (18/11), atau setelah hujan deras mengguyur kawasan Bogor dan sekitarnya. Jika air laut di utara Jakarta tidak pasang, dan kawasan Jabodetabek tidak kembali diguyur hujan, banjir diperkirakan akan mulai surut pada malam hari.

"Itu baru akan surut. Tapi, jika air kembali meninggi, tim penanganan banjir dari BPBD, Sudinkes, Sudinsos, PMI, Satpol PP dan lainnya telah siap," katanya.

Adapun posko pengungsian yang disiapkan untuk mengevakuasi warga adalah Rumah Sakit Hermina terdapat 76 pengungsi, di Kantor Sudinkes 230 jiwa, Masjid At-tawabbin 39 jiwa. Sementara itu, sebanyak 57 jiwa mengungsi di Musala Al-Alawabin dan di Pos RW 03 terdapat 30 jiwa yang mengungsi.

"Ada 2300 sampai 2500 bangunan di kawasan Kampung Pulo. Ribuan rumah itu dihuni oleh sekitar 5.152 keluarga atau sekitar 16.366 jiwa. Sebagian ada yang mengungsi sebagian ada yang bertahan di rumahnya," tutup Bambang.

(mdk/cob)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP