Banjir rob rendam jalan di Meulaboh
Merdeka.com - Banjir akibat gelombang pasang air laut (rob) menggenangi lintasan Jalan Protokol Teuku Umar, Meulaboh, Kabupaten Aceh Barat, Provinsi Aceh. Hingga Selasa siang genangan air setinggi 20-30 sentimeter masih mengganggu pengguna jalan, yang melintasi bundaran taman kota di Desa Pangong, Kecamatan Johan Pahlawan, serta Jalan Daud Dariah Blang Pulo.
"Memang ini sedang masa-masanya terjadi genangan air gelombang pasang. Karena itu kita tetap terus memantau secara berkelanjutan, perkembangan masyarakat terutama yang tinggal di pesisir pantai," kata Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Aceh Barat Saiful AB di Meulaboh, Selasa (7/6). Dikutip dari Antara.
Dalam beberapa pekan terakhir cuaca ekstrim melanda wilayah Aceh, dengan dampak nyata terjadinya gelombang pasang membuat pemukiman penduduk ikut tergenang air laut setelah dihempas gelombang.
Kondisi tersebut sedang dialami masyarakat Desa Pasir Lhok Aron dan Desa Suak Indra Puri. Puluhan kepala keluarga masyarakat pesisir itu telah diungsikan sementara akibat pemukiman dan rumah mereka digenangi gelombang laut.
Sementara itu, Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Meulaboh-Nagan Raya meriliskan potensi gelombang laut melanda wilayah kerjanya dengan ketinggian 1,25 meter hingga 04 meter, angin ketinggian permukaan sampai 3000 feat bertiup dari arah barat dengan kecepatan 25 Km/jam.
(mdk/cob)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya