Banjir rendam tiga sekolah dasar di Mojokerto
Merdeka.com - Banjir yang menerjang sedikitnya 6 desa di Kabupaten Mojokerto selain merendam ribuan rumah, mengakibatkan kegiatan belajar mengajar siswa di 2 Sekolah Dasar Negeri (SDN) di Kecamatan Mojoanyar, Mojokerto, Jatim, ditiadakan.
"Tidak ada aktivitas di Sekolah, para murid diminta belajar di rumah masing masing," kata Kepala Sekolah SDN 2 Gebangmalang Suraji ditemui di kantornya, Senin (20/2).
Suraji mengatakan, sebenarnya tidak diliburkan, para guru dan staf sekolah semuanya tetap masuk seperti biasa. Tapi karena banjir masuk ke ruangan kelas dan perkantoran, aktivitas belajar mengajar di sekolah tidak ada.
"Sebenarnya tidak libur, tapi banjir kali ini sangat parah dan masuk ruangan setinggi 15 sentimeter," jelas Suraji.
Dia menambahkan, sesuai kebijakan sekolah, jika terjadi banjir dan merendam fasilitas maka para murid diperbolehkan tidak ke sekolah. Sedangkan pelajaran yang tidak bisa diberikan hari itu, akan ditambahkan pada jam pelajaran hari berikutnya.
"Rumah mereka juga terendam. Untuk pelajaran yang tidak bisa diberikan, akan ditambahkan pada jam pelajaran saat mereka masuk hari berikutnya," katanya.
Sementara Kepala Unit Pelaksana Teknis (UPT) Dinas Pendidikan, Kecamatan Mojoanyar, Heri Widodo, mengatakan, di Kecamatan Mojoanyar ada 3 SDN yang terdampak banjir. Yakni SDN Gebangmalang 1, SDN Gebangmalang 2, dan SDN Sumberjati 2.
"Untuk SDN Gebangmalang 1, dan SDN Gebangmalang 2, para siswa diminta belajar di rumah karena ruang kelas terendam. Sedangkan SDN Sumberjati 2, para siswa tetap belajar karena air hanya merendam halaman Sekolah setinggi 20 sentimeter saja," katanya. (mdk/noe)
Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya