Banjir Rendam Jalur Selatan Pulau Timor
Merdeka.com - Hujan deras yang melanda wilayah Nusa Tenggara Timur tiga hari terakhir mengakibatkan sejumlah ruas jalan utama terendam banjir. Salah satunya adalah jalur lintas selatan Kupang - Malaka, tepatnya kampung Tuapanan, Desa Bena, Kecamatan Amanuban Selatan, Kabupaten Timor Tengah Selatan.
Banjir merendam badan jalan sepanjang tiga kilometer dengan ketinggian mencapai 60 centimeter. Banjir tersebut mengakibatkan terjadinya kemacetan total di ruas jalan tersebut.
Forum Koordinasi Pimpinan Kecamatan (Forkopimcam) Amanuban Selatan pun memantau dampak banjir, yang ikut merendam puluhan hektar sawah dan 10 rumah tersebut.
Menggunakan traktor milik Dinas Pertanian Provinsi, Kapolsek, Camat dan Danramil mengimbau pemilik rumah yang digenangi air agar mengungsi ke pemukiman yang aman.
Sedangkan kepada pengguna kendaraan roda empat maupun dua yang terjebak banjir, diingatkan untuk menunggu hingga surut baru melintas, atau kembali ke rumah masing-masing.
Kapolsek Amanuban Selatan, Ipda Meks Tameno mengatakan, banjir hingga terjadi genangan air ini karena hujan deras sejak Selasa (22/2) yang turun pagi hingga malam hari.
Menurutnya, intesitas hujan yang sangat tinggi selama beberapa hari ini menyebabkan banjir dan genangan air di sejumlah lokasi termasuk di daerah persawahan milik masyarakat.
"Banjir melanda beberapa wilayah karena hujan baru berhenti tadi pagi. Kita minta warga waspada, namun tidak perlu panik dengan kondisi yang ada," kata Meks Tameno, Jumat (25/2).
(mdk/fik)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya