Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Banjir Rendam 40 Rumah di Tana Toraja

Banjir Rendam 40 Rumah di Tana Toraja Banjir Rendam 40 Rumah di Tana Toraja. ©2021 Merdeka.com

Merdeka.com - Bencana hidrometeorologi terjadi di Kabupaten Tana Toraja. Akibatnya 25 rumah milik warga di dua kelurahan di Tana Toraja terendam banjir.

Kepala Seksi Kedaruratan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Sulawesi Selatan (Sulsel), Andi Wahid mengatakan hujan deras terjadi di Kabupaten Tana Toraja sejak Sabtu (20/11). Akibat sistem drainase yang tidak memadai, menyebabkan dua kelurahan di Tana Toraja kebanjiran.

"Hujan dengan intensitas tinggi di atas normal mengakibatkan luapan air di selokan dan sungai kecil yang melintas di kelurahan Ariang dan Tondon Mamullu," ujarnya melalui pesan WhatsApp, Minggu (21/11).

Andi Wahid mengatakan berdasarkan pendataan dilakukan BPBD Tana Toraja, 25 rumah di kelurahan Ariang terendam banjir. Sementara di kelurahan Tondon Mamullu 15 rumah.

"40 kepala keluarga di dua kelurahan terdampak banjir, karena air masuk ke rumah warga," bebernya.

Sementara itu, Wali Kota Makassar, Moh Ramdhan Pomanto mengambil langkah siaga setelah beberapa hari terakhir Kota Angin Mammiri diguyur hujan intensitas tinggi. Danny Pomanto memerintahkan kepada jajarannya untuk bersiaga selama 24 jam.

"Kita keluarkan peringatan dan perintah untuk seluruh jajaran Pemkot Makassar. Semua siaga banjir malam ini berhubung pasang tertinggi dan curah hujan tinggi, aktifkan semua posko Recover Center sebagai posko siaga bencana banjir di semua kelurahan," sambungnya.

Sementara itu, Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Makassar, Akhmad Hendra Hakamuddin menyebut hingga saat ini tidak terjadi banjir di titik rawan.

"Laporan sejauh ini belum ada banjir di titik rawan, tapi personel kami tetap siaga," kata Achmad Hendra.

(mdk/ray)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP