Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Banjir di Penajam Kaltim Putuskan Jembatan dan Rendam Ratusan Rumah

Banjir di Penajam Kaltim Putuskan Jembatan dan Rendam Ratusan Rumah Banjir di Penajam Paser Utara. ©2018 foto : BPBD PPU

Merdeka.com - Guyuran hujan deras di Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU), Kalimantan Timur, Kamis (29/11) kemarin, mengakibatkan banjir pagi tadi. Arus deras banjir memutus jembatan, dan merendam tidak kurang 100 rumah.

Pendataan di lapangan yang dilakukan BPBD PPU hingga pukul sore tadi, banjir merendam permukiman di Desa Bukit Subur dan kelurahan Riko, di Kecamatan Penajam.

"Selain intensitas hujan yang cukup tinggi Kamis (29/11) kemarin, juga ada aktivitas pengerukan tanah oleh salah satu perusahaan, di hulu sungai," kata Kasubbid Logistik dan Peralatan BPBD Kabupaten PPU, Nurlaila, dikonfirmasi merdeka.com, Jumat (30/11) malam.

Nurlaila menerangkan, pengerukan tanah seluas kurang lebih 100 hektare itu, diketahui akan digunakan untuk persiapan penanaman pohon sengon. "Akibatnya, kawasan resapan air berkurang," ujar Nurlaila.

Imbasnya, sungai pun meluap. Di Desa Bukit Subur misalnya, rumah yang dihuni 123 KK di 8 RT, terendam banjir. Sementara itu, di kelurahan Riko, 12 KK di 4 RT juga terdampak banjir.

"Ada 2 jembatan di kelurahan Riko. Salah satu jembatan putus, dan akses jalan juga putus. Satu jembatan lain, mengalami penurunan badan jembatan, dan nyaris ambelas," terang Nurlaila.

Di lapangan, tim lapangan berkoordinasi bersama aparat desa dan kelurahan, terkait mitigasi bencana. Termasuk penanganan dampak bencana yang ditimbulkan. "Karena berkaitan dengan fasilitas umum dan akses jalan masyarakat. Kami terus memantau, karena sekarang masuk musim penghujan dan akan mencapai puncaknya di Desember sampai Januari depan," kata Nurlaila.

(mdk/gil)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP