Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Banjir dan longsor di Buleleng, jalur Denpasar-Singaraja lumpuh

Banjir dan longsor di Buleleng, jalur Denpasar-Singaraja lumpuh Banjir bandang di Bedugul. ©2016 merdeka.com/istimewa

Merdeka.com - Kerikil dan lumpur disertai patahan batang pohon menutupi jalan di kawasan Pancasari dari Bedugul hingga Gitgit di Kabupaten Buleleng, Bali. Hingga saat ini jalur Denpasar-Singaraja masih belum bisa dilalui akibat banjir bandang yang terjadi sejak sore kemarin hingga malam dini hari tadi.

Terparah, bencana di Desa Pancasari, terjadi banjir bandang yang menutupi badan jalan setinggi lutut orang dewasa.

Banjir bandang yang meluap ke jalan raya, diakibatkan saluran air di sisi jalan tersumbat sampah ditambah luas sungai yang kecil, sehingga volume air yang besar tidak mampu ditampung aliran air hingga akhirnya meluap ke jalan. Syukurnya kawasan ini berdekatan dengan Danau Beratan Bedugul yang volume airnya tidak meluap.

Informasi yang diterima, kemacetan masih terjadi di sepanjang jalan tersebut akibat sampah yang berserakan terbawa banjir.

"Kami diminta untuk tidak nekat menerobos jalan. Sampai kondisi hujan reda dan dirasa aman. Masih banyak tumpukan kayu dan batu di tengah jalan. Jadi kami memilih cari aman dulu," ujar salah seorang pengendara, Putu Mulyawan yang mengaku akan pulang ke Buleleng dari Denpasar, Kamis (22/12).

Banjir bukan saja menggenangi jalan raya, sejumlah sekolah dan rumah warga juga terendam banjir yang membawa material bebatuan tersebut. Bahkan lahan pertanian dan perkebunan warga sekitar, terancam merugi karena disapu banjir bandang.

Meski rumah warga juga ikut terendam banjir bandang, namun sebagian warga masih tetap bertahan di dalam rumah. Dan sebagian ada menginap di rumah tetangganya.

Camat Sukasada, Dwi Adnyana mengimbau agar masyarakat sekitar dan masyarakat yang kerap melintasi jalan di Desa Gitgit hingga Desa Pancasari, agar tetap waspada, mengingat saat ini cuaca sedang tidak menentu dan memungkinkan terjadi musibah alam.

"Bagi pengendara, kami imbau agar berhati-hati, selain banjir yang menggenangi di Desa Pancasari, juga terjadi longsor di kilometer 18 Banjar Dinas Parerenan bunut, Desa Gitgit. Jadi harus hati-hati, karena sekarang rawan bencana," pesan Adnyana.

Dari petugas Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Buleleng dibantu pemerintah Kecamatan Sukasada dan warga sekitar, bergotong royong membersihkan kotoran yang dibawa banjir bandang dan pohon yang tumbang.

Belum diketahui ada tidaknya korban serta jumlah kerugian yang dialami akibat kejadian ini. (mdk/cob)

Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP