Banjir 1,5 meter di Padang rendam persediaan makanan panti asuhan
Merdeka.com - Persediaan bahan makanan di Panti Asuhan Wiralisna Mata Air, Kecamatan Padang Selatan, Sumatera Barat, terendam banjir akibat hujan yang terus mengguyur kawasan itu sejak Kamis (16/6) sore.
"40 karung beras terendam banjir dan 60 kardus mie instan juga hanyut," kata Pengurus Panti Asuhan Wiralisna, Zulhadi di Padang, Jumat (17/6).
Menurutnya, selain beras dan mie instan perlengkapan sekolah penghuni panti juga banyak yang hanyut terbawa oleh air.
"Saat ini kami membutuhkan perlengkapan sekolah seperti, pakaian, tas, buku dan sepatu," ucapnya.
Zulhadi menjelaskan, banjir mulai terjadi pada Kamis pukul 17.00 WIB, namun saat itu anak-anak panti sedang mengikuti acara buka bersama di kantor PLN Sumbar.
"Akibatnya banyak barang yang hanyut karena anak-anak sedang pergi berbuka bersama," beber Zulhadi.
Dia menjelaskan, air yang masuk ke dalam panti mencapai ketinggian satu setengah meter sehingga semua anak-anak panti harus tidur di lantai dua.
"Selain anak-anak panti, masyarakat sekitar juga dievakuasi ke panti oleh Basarnas dan BPBD Kota Padang sekitar pukul 22.00 WIB," terangnya, dikutip dari Antara.
Maria (46), salah seorang warga setempat mengatakan dia dan keluarga juga dievakuasi ke lantai dua Panti Asuhan Wiralisna.
"Air yang masuk sudah lebih satu meter tadi malam, dan Basarnas langsung mengevakuasi kami menggunakan perahu karet," terang Maria.
Sementara itu, Camat Padang Selatan, Fuji Astomi menjelaskan, evakuasi yang berlangsung Kamis malam di bantu oleh Batalyon Marinir, Basarnas, BPBD Kota Padang, PMI dan bantuan dari luar daerah juga ada.
"Setelah evakuasi sekarang masyarakat sudah kembali ke rumah masing-masing, namun untuk bantuan seperti air bersih, bahan makanan, dan yang dibutuhkan lainnya sedang kita koordinasikan dengan pihak terkait," pungkas Fuji. (mdk/cob)
Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya