Bangunan sekolah tak layak, siswa SD di Serang surati Gubernur Banten
Merdeka.com - Siswa Sekolah Dasar Negeri (SDN) Sadah di Desa Kaserangan, Kecamatan Ciruas, Kabupaten Serang, Provinsi Banten, menulis surat untuk Gubernur Banten Wahidin Halim. Surat yang ditulis oleh para siswa, meminta Gubernur Banten memperbaiki bangunan sekolahnya yang sangat tidak layak digunakan untuk aktivitas belajar.
Surat tersebut menyebar di media sosial berupa video rekaman siswa membacakan surat untuk Gubernur Banten. Dalam video tersebut, seorang siswi kelas 6 SDN Sadah bernama Defi Marsya membacakan surat yang ditulisnya untuk Gubernur Banten didampingi puluhan siswa lainnya.
Surat itu dibuat pada 28 Oktober 2018 tersebut. Para siswa meminta Gubernur Banten memperbaiki sekolahnya yang tidak nyaman untuk beraktivitas belajar.
"Pak Kami minta tolong, tolong sekolah kami dibenarkan karena sekolah kami kurang nyaman, tidak asyik untuk dilihat. Pak kalau bisa main ke SDN sadah. Terima kasih Pak," ujar Defi Marsya saat membacakan surat dalam video tersebut.
Dalam video itu juga terlihat kondisi sekolah yang dibangun menggunakan triplek dan beratapkan asbes. Video terbut di share oleh akun Instagram Banten Banget pada tanggal 28 November 2017 dan telah ditonton 2.000 lebih netizen.
Untuk diketahui, puluhan siswa SDN Sadah belajar dengan menggunakan ruang kelas darurat sejak awal September 2015, mereka belajar di tengah keterbatasan karena bangunan SDN Sadah digusur demi kepentingan pembangunan Gedung Pusat Pemerintahan Kabupaten Serang.
(mdk/gil)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya