Bangunan dibongkar Satpol PP Karawang, pemilik protes dan histeris
Merdeka.com - Petugas gabungan dari Satuan Polisi Pamong Praja, dan Dinas Perhubungan Kabupaten Karawang, Jawa Barat, membongkar paksa puluhan bangunan semi permanen, dianggap ilegal di sepanjang jalan akses menuju dan keluar pintu Tol Karawang Timur, Klari, Karawang, Rabu (11/5).
Proses pembongkaran sempat terhenti, setelah para pemilik bangunan melayangkan protes. Bahkan seorang wanita, Marlina, mengamuk dan menangis histeris lantaran melihat kondisi bangunan miliknya sedang dirobohkan.
"Saya tidak terima bangunan saya dibongkar. Saya tidak pernah mendapat surat pemberitahuan. Ini tidak adil. Padahal di tempat lain banyak juga bangunan, kenapa yang dibongkar yang di sini saja," kata Marlina.
Marlina dan para pemilik bangunan lainnya hanya bisa pasrah, setelah usaha mereka tak digubris. Petugas ngotot bangunan berdiri di atas tanah milik Jasa Marga itu ilegal, dan dianggap merusak estetika kota karena berada di jalur hijau.

"Setelah ditertibkan, ke depan lokasi ini oleh Pemkab Karawang akan dikembalikan sebagai jalur hijau, sehingga tidak kumuh lagi," kata Kepala Tramtib Pol PP Karawang, Basuki Rahmat.
Semula, bangunan liar di sepanjang jalur itu dipakai para pemiliknya buat tempat tinggal, sekaligus lokasi usaha seperti penampungan limbah rongsokan dan lainnya. (mdk/ary)
Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya