Bangun Perpus tanpa selamatan, 7 siswa kesurupan
Merdeka.com - Diduga akibat membangun ruang perpustakaan tanpa didahului dengan ritual upacara selamatan, sebanyak tujuh pelajar Madrasah Aliyah Negeri (MAN) Kota Salatiga, Jateng mengalami kesurupan. Kesurupan tersebut rata-rata dialami murid perempuan.
Salah seorang siswi secara histeris berteriak dan mengaku bahwa roh yang merasukinya adalah roh kuntilanak.
Informasi yang dihimpun merdeka.com, aksi kesurupan yang terjadi saat para pelajar sedang mengikuti kegiatan belajar mengajar. Saat proses belajar di kelas, tiba-tiba dikejutkan oleh seorang siswa yang berteriak histeris, lalu diikuti oleh beberapa pelajar lainnya.
Suasana gaduh seketika dan sempat menghentikan jalannya proses belajar mengajar di sekolah itu. Hingga akhirnya pihak sekolah memulangkan semua siswanya setelah aksi kesurupan mereda.
Awalnya, beberapa guru sangat kebingungan karena roh yang mengaku sebagai 'Mbak Kunthi' itu langsung berpindah dari siswa satu ke siswa lainnya jika dibacakan ayat-ayat suci Alquran.
Akhirnya, dengan kesepakatan dan izin kepala sekolah, pihak sekolah langsung mendatangkan orang pintar atau paranormal untuk mengatasi kesurupan tersebut.
"Seorang siswi saat kesurupan setelah siuman menceritakan dirinya ditemui dan dimasuki oleh roh halus mengaku 'Mbak Kunthi' alias kuntilanak penunggu sekolah. Roh halus ini berteriak agar mengadakan selamatan terlebih dahulu apabila membangun," ujar Sudar Kepala Sekolah MAN Kota Salatiga saat dikonfirmasi merdeka.com Senin(24/9).
Selain itu, akibat kesurupan masal itu, sekitar pukul 11.00 WIB, pihak sekolah memulangkan lebih awal semua siswanya karena khawatir kesurupan akan menular ke siswa lain.
Setelah dibantu oleh sekitar tiga orang tokoh agama, tujuh siswa itupun langsung sadar kembali. Mereka langsung dipulangkan dan pihak sekolah berencana akan menggelar selamatan pembangunan perpustakaan secepatnya. (mdk/hhw)
Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya