Bangkai hiu paus kemungkinan dikubur di darat
Merdeka.com - Bangkai hiu paus (whale shark) yang terdampar di Pantai Baru, Bantul, DIY, kemungkinan akan dikubur di darat. Sebab, di wilayah itu, tidak ada sarana dan prasarana untuk menenggelamkan ikan besar itu ke laut.
"Kalau mau dikubur di darat juga belum tahu, apakah akan dipotong-potong atau dikubur utuh," ujar Pramdiansyah, staf Suku Dinas Kelautan dan Perikanan Pemkab Bantul, saat dihubungi merdeka.com, Selasa (2/8).
Pram mengatakan di sekitar Pantai Baru tidak ada kapal besar untuk menarik hiu paus ke laut. "Kalau ditenggelamkan, gelombang di pantai selatan ini juga besar," ujar Pram.
Belum lagi, kata dia, untuk menenggelamkan hiu paus itu dibutuhkan pemberat yang melebihi berat hewan itu. Hiu totol itu diperkirakan memiliki bobot 3-4 ton.
Sementara itu, lanjut dia, juga ada pemikiran daging hiu paus dibagi-bagikan ke warga. Namun, opsi ini butuh penelaahan secara medis, mengingat hiu paus sudah menjadi bangkai.
Saat ini, kata Pram, pihak Pemkab Bantul, Pemprov DKI dan kepolisian sedang berkoordinasi untuk melakukan penguburan hewan dengan nama latin Rhincodon typus ini.
Hiu paus adalah jenis hiu pemakan plankton yang merupakan spesies ikan terbesar. Menurut Ina, aktivis Animal Friends Jogja (AFJ), hiu paus yang terdampar ini memiliki panjang 13 meter dan lebar 3,38 meter. (mdk/ren)
Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya