Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Bandung jadi kota percontohan sistem lelang terbuka dari World Bank

Bandung jadi kota percontohan sistem lelang terbuka dari World Bank kota bandung. ©wikipedia.com

Merdeka.com - Kota Bandung menjadi kota tempat pilot project (proyek percontohan) sistem lelang terbuka (open contracting) yang digagas oleh World Bank (Bank Dunia). Bank Dunia akan membantu proyek integrasi sistem pengadaan dan lelang terbuka yang telah dimiliki oleh Pemkot Bandung saat ini.

Wakil Wali Kota Bandung Oded M Danial menerima kunjungan rombongan World Bank di Balai Kota Bandung, Jalan Wastukencana, Kamis (19/11). Rombongan World Bank terdiri dari Open Contracting Team Leader Marcela Rozo dan Open Contracting Team Member Abdulaye Fabregas. Kedatangan mereka ingin mengetahui keterbukaan soal sistem pengadaan dan lelang.

Open Contracting Team Leader Marcela Rozo menjelaskan, open contracting merupakan sistem keterbukaan informasi dalam hal transparansi serta akuntabilitas berkaitan dengan kontrak yang berhubungan dengan pengadaan barang atau jasa pemerintahan. Sistem tersebut berguna untuk mencegah terjadinya penyimpangan atau korupsi.

"World Bank hadir hari ini untuk memberi dukungan dan melihat Bandung sebagai kota percontohan di Indonesia. Bagaimana menjadi lebih efektif, efisien dan transparan menggunakan data-data pengadaan untuk pelayanan lebih baik," ujar Marcelo.

Oded M Danial menjelaskan dengan adanya open contracting tersebut dapat meningkatkan akuntabilitas dan transparansi penyelenggaraan pengadaan barang jasa di lingkungan Pemerintah Kota Bandung.

Dalam rangka pelaksanaan pilot project tersebut, Oded juga mengatakan jika Pemkot Bandung akan melakukan upaya dan langkah-langkah sistematis. Salah satunya dengan mengintegrasikan sistem LPSE dan BIRMS atas fasilitasi LKPP.

"Diharapkan fasilitasi LKPP dan dukungan dari World Bank dapat dilakukan secara berkesinambungan. Sehingga sistem aplikasi akan diintegrasikan dan dapat berjalan dengan baik," terang Oded.

Di tempat sama, Kepala Unit Layanan Pengadaan (ULP) Pemkot Bandung, Dedi Sopandi, mengatakan Kota Bandung memiliki kelebihan soal open contracting dibandingkan kota dan kabupaten lainnya di Indonesia.

Menurut dia, di daerah lain, open contractingnya baru sebatas lelang di atas Rp 200 juta, yakni melalui Layanan Pengadaan Secara Elektronik (LPSE). Untuk di Bandung sendiri keterbukaan lelang dan data informasi pengadaan sampai kepada posisi penunjukan dan pengadaan langsung melalui BIRMS.

"Saat ini yang telah dilakukan ialah antara Sistem Informasi Rencana Umum Pengadaan (SIRUP) di LPP sudah integrasi dengan BIRMS," ujarnya menandaskan.

(mdk/mtf)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP