Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Bandara Ngurah Rai ditutup akibat abu vulkanik Gunung Agung

Bandara Ngurah Rai ditutup akibat abu vulkanik Gunung Agung Bandara I Gusti Ngurah Rai Hentikan Operasional Penerbangan. ©2018 Merdeka.com/Kadafi

Merdeka.com - Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai resmi ditutup sejak Jumat pukul 03.00 WITA hingga 19.00 WITA menyusul embusan Gunung Agung yang terus menerus mengeluarkan asap dan abu vulkanik. Gunung Agung mengeluarkan asap sejak Kamis (28/6) pukul 10.30 WITA hingga Jumat dini hari menyebabkan hujan abu di bagian barat hingga barat daya.

"Data satelit Himawari dari Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika menunjukkan abu vulkanik telah menutupi ruang udara koordinat Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai," kata Kepala Pusat Data, Informasi dan Humas Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Sutopo Purwo Nugroho melalui pesan tertulis di Jakarta, Jumat (28/6).

Dia mengatakan, penutupan bandara diputuskan dalam Rapat Koordinasi Penanganan Dampak Erupsi Gunung Agung pada Jumat dini hari pukul 00.05 WITA. Evaluasi akan diadakan kembali Jumat pukul 12.00 WITA. Menurutnya, penutupan bandara dilakukan karena mengutamakan alasan keamanan.

Penerbangan yang dibatalkan, baik keberangkatan maupun kedatangan sebanyak 48 penerbangan dengan 8.334 penumpang, di antaranya penerbangan internasional sebanyak 38 penerbangan dengan 6.611 penumpang dan penerbangan domestik 10 penerbangan dengan 1.723 penumpang.

"Maskapai penerbangan yang membatalkan penerbangan adalah Air Asia, Jet Star, Qantas, dan Virgin," jelasnya.

Terkait dengan kegiatan kegunungapian Gunung Agung, Sutopo mengimbau masyarakat tetap tenang. BNPB terus melakukan koordinasi dengan Kementerian Perhubungan, Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Gunung Api (PVMBG), BMKG, badan penanggulangan bencana daerah, Pemerintah Provinsi Bali, dan lainnya.

(mdk/fik)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP