Bandara Ngurah Rai dibuka, pesawat Wapres India yang pertama terbang
Merdeka.com - Pesawat maskapai Air India yang membawa Wakil Presiden India, M. Hamid Ansari, beserta istri dan rombongan, mengawali penerbangan, setelah Bandara Ngurah Rai dibuka usai ditutup selama 45 jam.
Begitu bandara Ngurah Rai kembali beroperasi pada pukul 14.30 WITA, petugas yang Hamid memerintahkan memanaskan mesin pesawat.
"Ya ini persiapan berangkat, baru boarding. Kabarnya 17.30 WITA dijadwalkan terbang langsung ke India. Sebelum pesawat dari India ini terbang, pesawat lainnya belum ada pergerakan karena masih atur jadwal," kata seorang anggota TNI-AU bertugas di Bandara Ngurah Rai, Denpasar, Kamis (5/11).
Pesawat Boeing B-747 membawa Hamid Ansari beserta rombongan sejak Selasa (3/11) sore terparkir di pangkalan Landasan Udara TNI-AU. Seharusnya dia berangkat Rabu kemarin. Namun karena bandara ditutup akibat sebaran abu erupsi Gunung Barujari, dia baru bisa berangkat sore hari ini, setelah pihak otoritas Bandara Ngurah Rai menyatakan kondisi aman. Menurut sumber ini, sebelum pesawat membawa Hamid lepas landas, pesawat lain baru boleh mengudara.
"Aturannya sudah biasa bang, kalau ada pesawat VVIP mau berangkat atau mendarat. Pergerakan pesawat lain dihentikan dahulu, baik yang akan take off maupun yang tiba," ujar sumber itu.
Sementara itu, CO GM PT. Angkasa Pura Ngurah Rai, IGN Putu Arditha, saat dikonfirmasi menyatakan kendati bandara sudah beroperasi kembali, tetapi belum ada pergerakan keluar masuk pesawat. Hal itu dikarenakan ada pesawat VVIP mengangkut Wapres India.
"Ya untuk saat ini sudah aman dari tebaran abu vulkanik, semoga seterusnya. Pergerakan pesawat masih menunggu pesawat VVIP take off," kata Arditha.
(mdk/ary)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya