Bandara Abdul Rachman Saleh masih ditutup, 10 penerbangan ditunda
Merdeka.com - Sampai saat ini larangan penerbangan dari dan menuju Bandara Abdul Rachman Saleh Kabupaten Malang masih diberlakukan. Sebaran abu vulkanik Gunung Raung masih mengancam keselamatan penerbangan.
"Sejak kemarin pukul 13.00 WIB sampai sekarang bandara masih tutup," tutur Suharno, Kepala Unit Pelaksana Teknis Bandara Abdul Rachman Saleh, Jumat (17/7).
Akibat penutupan tersebut, kata Suharno, sepuluh penerbangan hari ini ditunda. Delapan dari sepuluh penerbangan yang dijadwalkan hari ini merupakan penerbangan ekstra flight, imbas dari penutupan bandara sejak Kamis (16/7). "Hari ini nol pesawat yang terbang. Semuanya tidak jadi terbang," tegasnya.
Menurut Suharno, dampak abu vulkanik Gunung Raung masih terasa di Malang. Berbeda dengan Bandara Juanda yang sudah membuka penerbangan sejak Jumat (17/7) pagi.
"Kalau Juanda sudah dibuka, semoga besok Abdul Rachman Salleh sudah normal kembali," katanya.
Seperti diketahui, Kamis (16/7), Kementerian Perhubungan mengeluarkan surat perintah penutupan bandara Abdul Rachman Saleh. Perintah tersebut akibat abu vulkanik Gunung Raung meyang terbang ngarah ke wilayah Malang.
Akibatnya, penerbangan 8 pesawat di bandara Abdul rachman Saleh pada Kamis ditunda. Ratusan penumpang yang hendak mudik kecewa karena pembatalan tersebut. Setelah 24 Jam diterapkan, para penumpang masih kecewa lantaran kembali batal terbang.
(mdk/noe)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya