Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Balita Tewas Disiksa Ayah Tiri di Depok Diduga Alami Pelecehan Seksual

Balita Tewas Disiksa Ayah Tiri di Depok Diduga Alami Pelecehan Seksual Hari Kurniawan. ©2019 Merdeka.com/Nur Habibie

Merdeka.com - Selain menyiksa NF (2) hingga tewas ternyata Hari Kurniawan juga diduga melakukan pelecehan seksual. Hal itu dilakukan lantaran Hari yang dalam kondisi pengaruh alkohol merasa kesal dengan Eny, istrinya.

"Dari hasil pra rekon memang terlihat ketika pelaku membersihkan diaper tadi, korban setelah meninggal dunia ada adegan pelaku memegang kemaluan dari korban," kata Kasubbag Humas Polresta Depok AKP Firdaus, Rabu (13/2).

Namun ketika ditanya alasan Hari melakukan perbuatan itu, pria dengan banyak tato di tubuhnya itu berkelit kalau dia melakukan pelecehan seksual. Dia mengaku hal itu dilakukan karena dia gemas atau kesal.

"Karena orang tua korban (ibunya) belum pulang padahal korban sudah meninggal. Jadi ketika tersangka membersihkan kotoran yang dipampers itu pelaku meremas bagian kemaluan korban," ungkapnya.

Korban sempat dibawa ke rumah sakit. Pelaku kemudian membersihkan kotoran di tubuh korban dengan cara membuang diapers korban.

"Pada saat itulah menurut pengakuan dari pelaku, yang bersangkutam dia meremas kemaluan korban," tukasnya.

Mengenai ancaman jeratan hukuman soal pelecehan seksual, Daus mengatakan saat ini yang menjadi fokus pihaknya adalah pada penganiayaan yang menyebabkan meninggal. "Fokus kami pada tindakan penganiayaan pelaku yang menyebabkan korban meninggal," ungkapnya.

NF tewas pada Jumat (8/2) sore. Dia meregang nyawa di tangan ayah tirinya dengan cara dibanting ke lantai. Saat itu ibu kandung korban sedang mengamen di kawasan Cibubur, Jakarta Timur. Penyiksaan terhadap NF dilakukan dua kali oleh Hari. Pertama pada Selasa (5/2) dan kedua Jumat (8/2). Penyiksaan kedua menyebabkan korban tewas.

(mdk/gil)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP