Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Balita tewas disambar kereta api

Balita tewas disambar kereta api kereta. merdeka.com

Merdeka.com - Fajar Anjas Prasetya (3) tewas seketika setelah tersambar kereta api di Desa Pagerdawung, Kecamatan Ringinarum, Kabupaten Kendal, Jateng. Fajar tewas dengan luka parah di bagian kepala.

Dari hasil informasi yang dihimpun merdeka.com, kejadian ini berawal saat Fajar bersama ibunya Sugiarti (27) warga Desa Tamangede RT07 RW 02 Kecamatan Gemuh sedang bersepeda. Saat itu sang ibu Sugiarti melihat ada tumpukan sisa panen bawang merah.

Sugiarti berniat membawa pulang sisa panen bawang merah itu untuk bumbu dapur di rumahnya. Saat itu, korban dibiarkan bermain di sekitar rel kereta api.

"Waktu itu anak saya pamit untuk pipis, sepertinya dia tidak melihat kereta dan akhirnya tertabrak," ungkap Sugiarti. kepada wartawan usai siuman di Puskesmas Ringin Arum Kendal, Minggu (29/4).

Budi Mulyono, tetangga korban sudah mengingatkan sang ibu Sugiarti untuk mengawasi secara cermat anaknya. Sebab lalu lintas jalur kereta api yang melintas di tempat kejadian cukup padat.

Namun, Sugiarti malah asyik memilih bawang sampai korban hanya dibiarkan bermain di pinggiran rel kereta begitu saja.

"Saat berpaling ada suara benturan keras, korban tertabrak kereta api dan sang ibu belum sempat menolong anaknya. Korban bahkan sempat terpental sejauh 10 meter akibat kerasnya benturan. Saya langsung memberi pertolongan dan menghubungi petugas kepolisian," ungkap Budi.

Akibatnya, ibu korban langsung histeris dan syok setelah melihat secara langsung anaknya semata wayang tewas dengan cara yang sangat tragis.

Ibu korban pun langsung pingsan dan dilarikan ke Puskesmas Ringin Arum untuk mendapatkan perawatan. Sementara, jasad korban langsung dievakuasi petugas polisi dibantu oleh warga sekitar dalam kondisi mengenaskan.

(mdk/ian)

Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP