Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Balita terkena DBD meninggal dunia saat dirawat di rumah sakit

Balita terkena DBD meninggal dunia saat dirawat di rumah sakit Ilustrasi Bayi Meninggal. ©2014 Merdeka.com

Merdeka.com - Peralihan musim atau pancaroba mulai menimbulkan sejumlah penyakit. Bahkan dua pekan awal tahun baru ini, penyakit demam berdarah dengue (DBD) akibat gigitan nyamuk aedes aegipty telah memakan korban. Rizki, balita berusia satu tahun asal Kampung Narogong, Desa Kembang Kuning, Kelapanunggal, Kabupaten Bogor meninggal dunia setelah beberapa hari mengidap DBD, Kamis (20/01).

"Iya memang benar tetangga saya balita meninggal kena DBD. Kami minta pemerintah segera melakukan tindakan, karena sudah banyak warga di sini dirawat di beberapa Puskesmas dan rumah sakit," ungkap Zaenudin (43), warga Kampung Narogong, Desa Kembang Kuning, Kabupaten Bogor, Jumat (21/01).

Rizki merupakan satu dari 49 warga Kabupaten Bogor yang mengidap penyakit akibat serangan nyamuk aedes aigepty dalam kurun waktu sejak awal tahun 2016 ini. "Memang ada kecenderungan penderita DBD di Kabupaten Bogor ini meningkat di banding tahun sebelumnya. Sebab di minggu kedua awal tahun ini saja sudah lebih dari 40 kasus," kata Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Bogor, dr Camalia Wilayat Sumaryana, dalam keterangan persnya, Jumat (22/01).

Dia memaparkan, trennya hampir setiap tahun terjadi peningkatan, sehingga pihaknya sempat melakukan pemetaan 10 dari 40 kecamatan dinyatakan endemik DBD yakni Kecamatan Cibinong, Bojonggede, Sukaraja, Cileungsi, Citeureup, Jonggol, Gunung Putri, Ciomas, Ciampea dan Kelapanunggal.

Tercatat pada 2013 terdapat 1.342 kasus DBD, kemudian 2014 bertambah 1.834 kasus, dan di tahun meski mengalami penurunan namun jumlahnya masih cukup tinggi yakni 1.453 kasus.

Menurutnya, untuk minggu kedua tahun ini jumlah kasus DBD sebanyak 49, merupakan laporan dari pihak Puskesmas di masing-masing kecamatan yang memang endemik.

"Laporan ini baru diterima dari puskesmas, sedangkan untuk laporan dari rumah sakit (RS) baru diberikan per bulan atau per tiga bulan. Itu data dari lima Puskesmas Klapanunggal, Cileungsi, Cariu, Sukaraja, Bojonggede dan Cibinong," ujarnya.

Pihaknya berjanji akan segera melakukan upaya untuk menekan pertumbuhan kasus DBD di Kabupaten Bogor. Pemberantasan Sarang Nyamuk (PSN) Pola Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) merupakan salah satu cara preventif yang disedang disosialisasikan. Namun, pihaknya mengaku tidak bisa bekerja sendiri.

"Seluruh elemen masyarakat harus terlibat di sini. Masyarakat dapat menerapkan PSN melalui memelihara ikan pemakan jentik nyamuk, mengusir nyamuk dengan menggunakan obat nyamuk, mencegah nyamuk dengan memakai obat nyamuk gosok, memasang kawat kassa jendela dan ventilasi, tidak membiasakan menggantung pakaian di dalam kamar, serta gunakkan sarung klambu waktu tidur," ungkapnya. (mdk/cob)

Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP