Baliho dirusak, Sam Aliano berencana lapor polisi
Merdeka.com - Ketua Asosiasi Pengusaha Muda Indonesia (APMI) Sam Aliano menyesalkan perusakan baliho pencapresan dirinya di Buncit, Pancoran Jakarta Selatan. Menurutnya, itu ancaman teror dari pihak yang tak suka dengan dirinya.
"Karena saya berhasil membuat sistem aplikasi pendaftaran umrah gratis yaitu Presiden Umrah. Presiden Umrah ini bisa 'download' dari play store," kata Sam Aliano, seperti dilansir Antara, Senin (4/6).
Sam mengklaim pihak yang tidak suka itu karena dirinya membuktikan bahwa program yang dia janjikan ke masyarakat telah tersedia. Bahkan, saat ini masyarakat sudah mulai bisa mendaftar umrah gratis di aplikasi Presiden Umrah.
"Mereka khawatir saya bisa jadi presiden karena masyarakat mulai daftar umrah gratis melalui aplikasi Presiden Umrah. Mereka khawatir atas kehadiran aplikasi pendaftaran itu yang akan mudah menarik simpatik rakyat," ucapnya.
Terkait dengan aksi perusakan baliho, menurut dia, sudah masuk ranah kriminal dan sang pelaku harus mempertanggungjawabkan perbuatannya yang melanggar hukum.
Atas pertimbangan itulah, pihaknya akan melaporkan kejadian tersebut ke pihak berwajib demi mencari tahu pelaku dan alasan pengerusakan.
"Saya ancam akan melaporkan pelaku perusak baliho hari Selasa. Setelah sebelumnya saya beri waktu 2x24 jam untuk pelaku menyerahkan diri. Saya harap pelaku segera tangkap dan mengaku suruhan siapa," katanya.
(mdk/eko)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya