Balap Liar Marak di Solo, Polisi Siapkan Perintang Jalan
Merdeka.com - Satuan Sabhara Polresta Surakarta siap menghentikan balap liar yang marak di Solo saat Ramadan. Mereka melatih penggunaan road blocker atau perintang jalan stinger spike system.
Alat menyerupai ranjau paku besi ini digunakan untuk memperlambat atau menghentikan pelaku kejahatan yang menggunakan sepeda motor maupun mobil.
Kasat Samapta Polresta Surakarta Kompol Sutoyo mengatakan, cara kerja alat ini adalah membocorkan ban kendaraan pelaku tindak pidana menggunakan paku berupa pipa kecil yang di alat ini. Kendaraan itu akan oleng bahkan berhenti karena kehilangan tekanan angin.
"Kami hari ini mengadakan pelatihan penggunaan road blocker, agar anggota paham cara penggunaan dan fungsinya. Latihan penggunaan road blocker dilakukan di halaman Mako 1 Polresta Surakarta," ujar Sutoyo, Selasa (20/4).
Sutoyo memaparkan, tugas Sabhara tak lepas dari pengaturan, patroli, penjagaan, pengamanan, hingga tim reaksi cepat pengurai massa. Dia berharap personel Sabhara terdepan untuk mengatasi bentuk tindakan kejahatan, salah satunya dengan peningkatan kemampuan sumber daya manusia (SDM).
"Dengan maraknya balap liar, Polresta Surakarta mengantisipasinya dengan mengadakan pelatihan mengoperasikan road blocker untuk personel Sat Samapta, Polsek Jajaran dan Satuan Lalu Lintas Polresta Surakarta," jelas Sutoyo.
"Ada 100 anggota Sat Sabhara yang ikut pelatihan road blocker pagi ini," imbuhnya.
Selain untuk antisipasi balap liar, kata Sutoyo, alat ini juga mampu mengadang dan menghentikan pelaku kejahatan yang menggunakan kendaraan dan tidak mau diberhentikan polisi.
(mdk/yan)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya