Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Baku tembak di Poso, 1 polisi dan 2 terduga teroris tewas

Baku tembak di Poso, 1 polisi dan 2 terduga teroris tewas Ilustrasi Teroris. ©2015 Merdeka.com

Merdeka.com - Baku tembak antara personel Operasi Tinombala Polda Sulteng dengan kelompok sipil bersenjata diduga anggota teroris pimpinan Santoso, kembali terjadi di Desa Sangginora, Kecamatan Poso Pesisir Selatan, Kabupaten Poso, Selasa, sekitar pukul 10.00 WITA.

Dalam baku tembak tersebut menewaskan dua orang teroris kelompok Santoso dan satu anggota polisi.

Pimpinan Operasi Tinombala Poso, Kombes Polisi Leo Bona Lubis menjelaskan baku tembak itu berawal ketika personel operasi menerima informasi intelijen, bahwa ada sekelompok orang yang mencurigakan ingin membeli sembako di Desa Sangginora.

"Personel kemudian langsung dikerahkan melakukan penjagaan dan pencarian orang tersebut yang dilaporkan menggunakan mobil Avanza warna hitam," kata Leo di Mapolres Poso, Sulawesi Tengah, Selasa (9/2).

Personel Operasi Tinombala kemudian berhasil mencegat mobil yang ditumpangi dua orang anggota kelompok bersenjata.

"Ketika akan diperiksa, penumpang mobil itu langsung mengeluarkan tembakan ke arah polisi, sehingga terjadi kontak senjata di antara kedua kelompok di dalam desa tersebut," beber Leo.

"Ada tiga orang meninggal dunia dalam baku tembak itu, dua dari pihak kelompok bersenjata dan satu dari kepolisian berinisial WS ber pangkat brigadir," sambung Leo, seperti dilansir dari Antara.

Leo memaparkan, Korban WS mengalami luka di bagian dagu sebelah kanan tembus bagian belakang kepala. Jenazah WS sempat dibawa ke Rumah Sakit Umum Daerah Kabupaten Poso, dan kini dalam proses evakuasi ke Kota Palu.

Untuk identitas dua jenazah diduga bagian dari kelompok teroris Santoso, Leo mengaku masih dalam proses identifikasi jasad korban tersebut.

(mdk/cob)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP