Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Bahasa Rusia resmi jadi working language dalam AACC

Bahasa Rusia resmi jadi working language dalam AACC Kongres MK se-Asia di Bali. ©2016 Merdeka.com

Merdeka.com - Pertemuan Asian Constitutional Court and Equivalent Institution (AACC) atau Mahkamah Konstitusi (MK) se-Asia sepakat untuk menjadikan bahasa Rusia sebagai working language selain bahasa Inggris.

Akan tetapi, penggunaan bahasa ini hanya dilakukan pada kegiatan resmi, untuk korespondensi hingga masalah dokumen AACC tetap menggunakan bahasa Inggris.

Bahasa Rusia terpilih untuk menjadi working language setelah sejumlah negara yang menjadi bagian AACC yaitu Rusia, Azerbaijan, Tajikistan, Kyrgyzstan, Uzbekzkistan, serta Mongolia menggunakan bahasa Rusia sebagai bahasa resmi.

"Kami menyadari, jika digunakan juga sebagai bahasa korespondensi dan dokumen resmi AACC, maka akan menyulitkan negara lain untuk menerjemahkannya," kata Sekjen MK Rusia, Vladimir Savitskiy.

Untuk diketahui, selain menetapkan bahasa Rusia sebagai working language, pertemuan AACC ini juga menyepakati Indonesia sebagai sekretariat tetap AACC. Indonesia menjadi sekretariat bersama Korea Selatan yang membidangi penelitian dan pengembangan, serta Turki untuk bidang pendidikan dan pelatihan.

"Indonesia, sekretariat tetapnya punya fungsi untuk menyusun perencanaan, kegiatan-kegiatan operasional. Sedangkan di Korea diberi tugas sekretariat yang mengoordinasi research and development," ungkap Arief di Convention Center, Nusa Dua, Bali.

(mdk/hrs)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP